Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
2
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
18 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
3
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
18 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
4
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Parlemen
5 jam yang lalu
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
5
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
2 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU

Baku Tembak dengan Kelompok Bersenjata di Intan Jaya, 2 Prajurit TNI Luka Parah

Baku Tembak dengan Kelompok Bersenjata di Intan Jaya, 2 Prajurit TNI Luka Parah
Anggota kelompok kriminal bersenjata di Papua. (merdeka.com)
Selasa, 17 Desember 2019 21:35 WIB
INTAN JAYA - Baku tembak terjadi antara pasukan TNI dan Polri dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di sekitar Kampung Kolapa dan Kampung Wabui, Intan Jaya, Papua, Selasa (17/12/2019).

Dikutip dari merdeka.com, dua prajurit TNI, yakni Lettu Inf Reski Sidabutar dan Serda Rizky terluka parah akibat tembakan anggota KKB.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengakui adanya kontak tembak yang menyebabkan adanya dua orang terluka parah pada Selasa (17/12) sekitar pukul 15.30 WIT. Dua anggota TNI itu tergabung dalam satuan tugas penegakan hukum.

''Belum diketahui apakah korban meninggal atau tidak,'' kata Irjen Pol Waterpauw dilansir Antara.

Ketika ditanya kelompok KKB mana yang kontak tembak dengan petugas, Irjen Pol Waterpauw mengaku belum dapat memastikan. Sebab, ada beberapa kelompok yang dilaporkan berada di sekitar wilayah Kabupaten Intan Jaya.

''Beberapa kelompok KKB dilaporkan berada di wilayah Intan Jaya dan berupaya turun ke areal PT Freeport, namun belum bisa dipastikan kelompok mana yang kontak dengan tim Satgas penegakan hukum,'' ujar Waterpauw.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
wwwwww