Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
11 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
56 menit yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
53 menit yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
6
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
50 menit yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Home  /  Berita  /  Gelanggang

PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen

PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Senin, 26 Oktober 2026 21:48 WIB
Penulis: Afrila Yobi

PEKANBARU - Manajemen PSPS Pekanbaru resmi mengajukan permohonan pembatalan sanksi denda sebesar Rp20 juta yang dijatuhkan oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Keputusan tersebut dinilai tidak tepat karena laporan dugaan pelanggaran keamanan dianggap bertolak belakang dengan fakta di lapangan.

Hukuman ini bermula dari laga kandang PSPS Pekanbaru saat menjamu Persiku Kudus pada Senin (26/10/2026). Panitia pelaksana dituding gagal menjaga ketertiban setelah pertandingan berakhir karena adanya laporan personel yang masuk ke area Field of Play (FOP) dan ruang ganti tim tamu tanpa mengenakan kartu identitas.

Bukti Foto Ruang Ganti Persiku Kudus

Humas dan Media Officer PSPS Pekanbaru, M Teza Taufik membenarkan adanya surat pemberitahuan sanksi tersebut. Pihaknya langsung merespons dengan mengirimkan surat sanggahan kepada PSSI untuk membatalkan denda sekaligus menuntut evaluasi kinerja match commissioner yang bertugas.

"Iya, betul kita kena denda. Namun, kita punya bukti bahwa sanksi ini tidak tepat. Kita sudah bersurat kepada PSSI terkait hal ini," ujar Teza, Senin (26/10/2026).

Berdasarkan penelusuran internal manajemen, sosok yang dilaporkan tanpa tanda pengenal tersebut adalah Direktur Teknik Persiku Kudus, Kahudi Wahyu. Teza membeberkan bahwa foto yang dijadikan alat bukti oleh pengawas pertandingan diambil pada pukul 18.05 WIB.

Pada jam tersebut, seluruh rangkaian pertandingan telah usai dan rombongan tim tamu sedang bersiap meninggalkan stadion untuk kembali ke penginapan.

Bantah Laporan Menyesatkan Pengawas Pertandingan

Manajemen PSPS beralasan wajar jika sejumlah pemain maupun ofisial melepas tanda pengenal mereka saat pertandingan usai. Situasi pelepasan kartu identitas pascapertandingan ini juga terlihat jelas pada foto bukti yang dilampirkan dalam laporan pihak Komdis PSSI.

"Jadi otomatis ID card sudah tidak dipakai lagi. Terlihat di foto juga pemain dan ofisial Persiku lainnya sudah tidak memakai ID card karena memang pertandingan sudah selesai," urainya.

Pihak klub berjuluk Askar Bertuah itu memastikan memiliki dokumentasi kuat bahwa Kahudi sebelumnya memakai kartu identitas resmi selama pertandingan berlangsung di pinggir lapangan.

"Jadi laporan yang menyebutkan tanpa ID card adalah menyesatkan dan merugikan kita," keluhnya.

Melalui surat keberatan ini, manajemen berharap PSSI bersedia meninjau ulang dasar penjatuhan sanksi secara objektif. Hingga kini, otoritas tertinggi sepak bola Indonesia tersebut belum mengeluarkan keputusan lanjutan terkait permohonan yang diajukan oleh PSPS Pekanbaru. ***

wwwwww