Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
3 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti

Bupati Sabar AS Sambut Mahasiswa ITERA, Dorong Pengembangan Wisata Astronomi di Pasaman

Bupati Sabar AS Sambut Mahasiswa ITERA, Dorong Pengembangan Wisata Astronomi di Pasaman
Bupati Pasaman, Sabar AS menyambut kedatangan rombongan Mahasiswa KKN ITERA Lampung di Equator Bonjol, Senin.
Senin, 06 Januari 2025 20:24 WIB

LUBUK SIKAPING – Bupati Pasaman, Sabar AS, menyambut kedatangan 29 mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Lampung yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, Senin (6/1/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama sebelumnya antara Pemkab Pasaman dan ITERA.

"Selamat datang di Bumi Equator. Kehadiran mahasiswa ITERA adalah bukti nyata kontribusi mereka dalam memajukan pariwisata Kabupaten Pasaman, khususnya Bonjol," ujar Sabar AS.

Bupati Sabar AS menyoroti konsep pengembangan planetarium sebagai salah satu destinasi unggulan Pasaman yang memanfaatkan posisi geografis daerah di garis khatulistiwa.

"Planetarium ini memiliki potensi besar untuk menjadi ikon wisata Sumatera. Wisatawan yang datang ke Pasaman tidak hanya menikmati wisata biasa, tetapi juga wisata astronomi yang edukatif," jelasnya.

Menurut Sabar, jika planetarium dan objek wisata pendukungnya dioperasikan, dampaknya akan meluas ke sektor ekonomi.

"Dengan beroperasinya planetarium, sektor UMKM, penginapan, transportasi, kerajinan, hingga kuliner akan berkembang pesat. Wisata Pasaman akan menjadi daya tarik bagi ilmuwan, akademisi, dan mahasiswa untuk penelitian astronomi," tambahnya.

Sabar AS berharap para mahasiswa ITERA dapat mengimplementasikan ilmu mereka di Pasaman, khususnya di Kecamatan Bonjol, melalui program-program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

“Momen ini sangat penting bagi mahasiswa untuk berkontribusi nyata melalui praktik langsung di lapangan,” kata Sabar AS.

Program KKN Mahasiswa ITERA

Kepala Dinas Parporabud Pasaman, Ade Harlien, mengungkapkan bahwa KKN ITERA mencakup berbagai program strategis, termasuk:

  1. Penyusunan program wisata terintegrasi dan pelatihan pemandu wisata (tour guide).
  2. Pengembangan media edukasi dan promosi Taman Geopark Ekuator Pasaman.
  3. Pembuatan cinderamata khas Pasaman dan pengolahan ikan segar menjadi oleh-oleh.
  4. Observasi bersama, eduwisata, pembentukan klub astronomi, hingga pengecekan akurasi garis ekuator Pasaman.

"Kami percaya program-program ini akan memberikan dampak positif terhadap promosi dan pengelolaan wisata di Pasaman," ujar Ade.

Dosen pembimbing KKN ITERA, Robiatul Muztaba, S.Si., M.Si., menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemkab Pasaman atas sambutan yang diberikan.

"Pada hari pertama, mahasiswa akan mulai dengan membuat paket wisata, parade fenomena alam, serta pelatihan materi astronomi dasar, mitigasi bencana, dan geologi," jelas Robiatul.

Pelatihan ini juga akan diikuti praktik lapangan, di mana mahasiswa memandu wisatawan langsung dengan mempraktikkan pengenalan astronomi, interaksi dengan wisatawan, dan simulasi mitigasi bencana.

Program KKN ITERA diharapkan mampu memperkuat citra Pasaman sebagai destinasi wisata berbasis edukasi dan astronomi, sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan. (ant)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Ragam
wwwwww