Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
4 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti

Pemkab Solok Selatan Dorong Inovasi Pedagang Pujasera untuk Tingkatkan Daya Saing

Pemkab Solok Selatan Dorong Inovasi Pedagang Pujasera untuk Tingkatkan Daya Saing
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Solok Selatan Akmal Hamdi.
Sabtu, 28 Desember 2024 09:28 WIB

PADANG ARO – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mendorong pedagang pujasera di RTH Padang Aro dan Muaralabuh untuk terus berinovasi agar mampu menarik lebih banyak konsumen dan memperluas pasar.

"Kami mengimbau pedagang untuk membuka usaha setiap hari dan tidak menjadikan kendala parkir atau modal sebagai alasan, melainkan terus berusaha dan berinovasi agar produk yang dijual lebih diminati," ujar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Solok Selatan, Akmal Hamdi, Sabtu.

Pemkab telah memberikan pelatihan kepada pedagang terkait pelayanan prima serta cara memacu inovasi di sektor usaha kecil menengah (UKM). Selain itu, dilakukan pemetaan produk dan konsumen untuk membantu pedagang memahami kebutuhan pasar.

Pelaku UMKM juga didorong untuk mengadopsi teknologi digital dalam pengelolaan usaha, termasuk pembukuan, transaksi, promosi, dan pemasaran produk melalui platform digital. "Digitalisasi memberikan akses yang lebih luas dengan cara yang lebih kreatif, mudah, dan hemat biaya," jelas Akmal.

Ia menambahkan, masyarakat saat ini sangat aktif mengakses media digital, sehingga UMKM yang tidak mampu bersaing dengan produk menarik akan tertinggal. Pelatihan tersebut bertujuan untuk mempersiapkan UMKM agar dapat naik kelas, yang pada akhirnya meningkatkan kontribusi mereka terhadap perekonomian daerah.

Ke depan, Pemkab akan melakukan evaluasi untuk melihat sejauh mana pelaku UMKM menerapkan ilmu yang diperoleh dari pelatihan serta perkembangan usaha mereka.

"Dengan inovasi dan strategi digital, diharapkan para pedagang pujasera mampu bersaing, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat ekonomi lokal," tutupnya. (ant)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Ragam
wwwwww