Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
23 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
3
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
4
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
5
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Kampus

Penyelidikan Kerusuhan Demo RUU Didorong Sasar Aktor di Balik Layar

Penyelidikan Kerusuhan Demo RUU Didorong Sasar Aktor di Balik Layar
Minggu, 30 Agustus 2026 20:01 WIB

JAKARTA - Perkumpulan Praktisi Hukum dan Ahli Hukum Indonesia meminta kepolisian mengusut dugaan aktor intelektual di balik kerusuhan yang terjadi dalam aksi demonstrasi terkait Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

Presiden Petisi Ahli, Pitra Romadoni Nasution menegaskan, proses penyidikan hendaknya tidak hanya menyasar pelaku yang tertangkap di lapangan. Pihaknya mendorong penyidik menelusuri pihak yang diduga merencanakan, menggerakkan, membiayai, atau memberikan dukungan terhadap aksi yang disebut berujung pada kerusuhan dengan tujuan menggulingkan pemerintahan Prabowo.

Berdasarkan penelitian Petisi Ahli, terdapat sejumlah pihak yang disebut berkaitan dengan gerakan tersebut dengan peran yang berbeda. Salah satu pihak berinisial O diduga bertindak sebagai donatur aksi massa. Selain itu, terdapat pihak berinisial AN yang disebut berperan menggerakkan dan mengoordinasikan massa dari organisasi G.

Pitra menilai pendalaman terhadap peserta aksi dari organisasi G dapat menjadi bagian dari upaya untuk menelusuri dugaan aktor di balik kerusuhan. Langkah tersebut diyakini akan mengarahkan penyidik pada penemuan informasi, bukti elektronik, aliran dana, komunikasi, atau keterangan saksi.

“Polri wajib menelusurinya secara profesional dan objektif,” sebut Pitra, Minggu (30/6/2026).

Selain aktor intelektual, ia meminta kepolisian menelusuri sumber pendanaan aksi tersebut. Penelusuran mencakup dugaan aliran dana yang dikaitkan dengan pihak berinisial O serta mobilisasi massa yang disebut melibatkan AN melalui basis massa organisasi G. 

Dirinya juga meminta Polri segera membuka hasil penyidikan kepada publik. Pihak yang terbukti secara sengaja merancang atau menggerakkan kerusuhan diminta diproses sesuai ketentuan hukum.

“Publik perlu mengetahui siapa sebenarnya yang berada di balik kerusuhan tersebut melalui jalur penegakan hukum yang resmi. Jangan sampai yang diproses hanya pelaku lapangan, sementara pihak yang diduga menggerakkan atau membiayai justru tidak tersentuh,” urainya.

Pitra turut meminta kepolisian mengungkap dugaan keterlibatan salah satu partai politik yang disebut bermuka dua terhadap pemerintahan Prabowo. Penelusuran tersebut diperlukan untuk menjawab spekulasi yang berkembang sekaligus memastikan proses penegakan hukum berjalan tanpa tebang pilih.

“Demonstrasi adalah hak konstitusional. Tetapi apabila ada pihak yang sengaja mengubah aksi menjadi chaos dan kerusuhan, negara wajib mengungkap siapa yang bertanggung jawab. Rakyat berhak mengetahui siapa aktor di baliknya, dan hukum harus ditegakkan tanpa pandang buluh,” tutupnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inews.id
Kategori:Kampus, Cendekia
wwwwww