Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
22 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
3
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
4
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
5
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air

Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar
Rabu, 28 Oktober 2026 10:54 WIB
Penulis: Afrila Yobi
BINAWIDYA - Genangan air yang kerap merendam sejumlah permukiman warga saat hujan deras memaksa Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru putar otak. Sebagai solusi mitigasi jangka panjang, strategi perluasan area penampungan air berskala besar mulai dimatangkan, mulai dari perbaikan fisik Waduk Cipta Karya hingga penjajakan pembuatan kolam retensi baru di kawasan kampus.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar menyebutkan bahwa langkah ini dirancang untuk memecah limpasan curah hujan agar tidak langsung membanjiri jalanan dan rumah penduduk. Selain mengandalkan infrastruktur berskala besar, pemerintah juga tengah memetakan ulang kawasan rawan genangan guna menyempurnakan saluran drainase hingga ke pelosok kelurahan.

Fokus utama Pemkot Pekanbaru saat ini adalah memulihkan fungsi Waduk Cipta Karya. Sayangnya, infrastruktur pengendali banjir tersebut belum bisa beroperasi seketika lantaran instrumen pintu airnya mengalami kerusakan parah hingga roboh dan membutuhkan rekonstruksi menyeluruh.

"Untuk pengaktifan Waduk Cipta Karya, sudah masuk di anggaran perubahan untuk perencanaannya. Ini tidak bisa langsung dioperasikan karena ada pekerjaan khusus yang harus dilakukan, terutama pada pintu air yang sudah hancur dan roboh," terang Markarius, Selasa (27/10/2026).

Ia menjelaskan, proses perbaikan pintu air tersebut menuntut perhitungan teknis yang presisi dari para ahli. Analisis terhadap tingkat kemiringan tanah (elevasi) dan estimasi debit curah hujan menjadi tolok ukur utama untuk merancang dimensi serta kekuatan struktur pintu air yang baru.

"Di APBD Perubahan ini kita anggarkan perencanaannya. Untuk pelaksanaannya, kita anggarkan di APBD murni 2027. Mudah-mudahan awal tahun sudah bisa kita laksanakan," tambahnya memaparkan skema pendanaan proyek tersebut.

Tak hanya merevitalisasi fasilitas lama, pemerintah daerah turut memburu kawasan cekungan kosong yang potensial disulap menjadi daerah tangkapan air alami (catchment area). Sebuah lahan seluas kurang lebih dua hektare yang berada di area Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau kini masuk dalam radar kajian strategis.

"Kemarin dari pihak UIN sudah menyampaikan ada lahan kurang lebih dua hektare yang bisa dimanfaatkan untuk waduk. Saya sudah perintahkan Dinas PUPR untuk mengecek apakah elevasinya sesuai atau tidak," ungkapnya.

Kesesuaian topografi dan elevasi lahan dinilai sangat krusial guna memastikan limpasan air dari area permukiman yang lebih tinggi dapat mengalir secara grafitasi masuk ke dalam waduk penampungan. Di samping UIN Suska, komunikasi serupa juga tengah dijajaki bersama pihak Universitas Riau (Unri) untuk memecah volume air yang kerap menggenangi wilayah Kecamatan Tuah Madani.

Skema pembangunan waduk tangkapan air ini rencananya akan terus diperluas keberadaannya. Pemkot Pekanbaru juga tengah membidik sejumlah titik strategis di Kecamatan Tenayan Raya guna meminimalisasi risiko banjir tahunan di wilayah timur kota. ***

wwwwww