Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
11 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Kiko Carneiro Ungkap Rasakan Kesakitan Dalam 20 Pertandingan

Kiko Carneiro Ungkap Rasakan Kesakitan Dalam 20 Pertandingan
Pemain Persik Kediri, Kiko Carneiro. (Ileague.id)
Selasa, 02 Juni 2026 20:19 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KEDIRI - Dalam beberapa pertandingan akhir musim Super League 2025/2026 lalu, nama Kiko Carneiro hilang dari skuat Persik Kediri. Absennya bek tengah asal Portugal ini memunculkan berbagai spekulasi.

Usut punya usut, ternyata pemain berusia 26 tahun itu harus menepi lebih awal dari tim karena mengalami cedera. Namun Kiko Carneiro juga tak menyebut cedera yang dialaminya. 

Praktis musim lalu, dia total absen sebanyak 12 pertandingan. Kiko Carneiro tak tampil dalam sembilan laga secara beruntun hingga kompetisi berakhir. Sementara di tiga partai sebelumnya, karena dia dapat larangan bermain akibat kartu kuning dan merah. 

Tanpa kehadiran Kiko Carneiro benteng pertahanan Persik makin keropos. Pelatih Marcos Reina telah berusaha memperkuat lini belakang dengan menduetkan bek lokal, Hamra Hehanussa-M.Firly. Chechu Meneses, juga sesekali diturunkan. Namun formasi ini belum mampu menutup kelemahan yang ditinggalkan Kiko Carneiro.

"Musim ini akhirnya sampai di pengujung. Tanpa ragu, ini adalah musim paling sulit sejak saya menjadi pemain sepak bola. Dari 22 pertandingan, 20 di antaranya saya jalani dalam kondisi kesakitan," ungkap Kiko Carneiro. 

Kecintaan pada klub dan profesinya, Kiko Carneiro tetap memaksakan merumput. "Meski tidak berada dalam kondisi 100 persen, saya tidak pernah berhenti memberikan segalanya di lapangan. Saya bertahan semampu saya. Karena memakai jersey klub ini sangat berarti bagi saya, dan selama saya masih punya tenaga, saya selalu mencoba membantu tim dengan cara terbaik," katanya. 

Di tengah derita cedera itu, dia menyebut fisiknya tak maksimal di pertandingan. "Ada hari-hari di mana tubuh saya sudah tidak merespon seperti yang saya inginkan. Tetapi keinginan untuk membantu tim, berjuang untuk klub ini, dan meraih kemenangan selalu lebih besar dari segalanya," jelasnya.

Kiko Carneiro pun memutuskan pulang ke Portugal lebih cepat untuk mendapatkan penanganan lebih intensif.

"Lima pertandingan sebelum musim berakhir, saya harus mengambil keputusan yang paling sulit: berhenti. Tubuh saya sudah tidak mampu lagi. Sangat berat bagi saya meninggalkan tim di momen seperti ini. Tetapi itu adalah satu-satunya cara agar saya bisa pulih dengan baik dan kembali lebih kuat," ucapnya.

"Sekarang saya berada di Portugal fokus untuk pemulihan dan bekerja keras agar bisa kembali musim depan dalam kondisi 100 persen dan terus berjuang untuk klub ini dan untuk kalian semua," tuturnya. ***

wwwwww