Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
10 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Jordi Amat: Kami Mainkan Sepakbola Terbaik Meski Tak Mencapai Tujuan

Jordi Amat: Kami Mainkan Sepakbola Terbaik Meski Tak Mencapai Tujuan
Pemain Persija Jakarta, Jordi Amat. (Ileague.id)
Selasa, 02 Juni 2026 20:11 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Meski Super League 2025/2026 belum berakhir dengan trofi juara, Jordi Amat tetap memandang musim perdananya bersama Persija Jakarta dengan penuh kebanggaan. Baginya, perjuangan yang ditunjukkan Macan Kemayoran sepanjang kompetisi menjadi bukti nyata dari komitmen dan kerja keras seluruh elemen tim.

“Di musim pertama bersama Persija, sangat bangga dengan perjuangan kami di setiap pertandingan. Kami tidak mencapai tujuan kami, tetapi kami memainkan salah satu sepak bola terbaik di Indonesia,” kata Jordi.

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Sepanjang musim, Persija menunjukkan identitas permainan yang kuat. Dominasi penguasaan bola, keberanian menekan lawan, serta intensitas tinggi yang diperlihatkan dalam pertandingan menjadi ciri khas yang terus terlihat hingga pekan terakhir kompetisi.

Secara keseluruhan, Macan Kemayoran menutup musim di posisi ketiga klasemen dengan koleksi 71 poin hasil dari 22 kemenangan, lima kali imbang, dan tujuh kekalahan. Persija juga menjadi tim ketiga paling produktif dengan torehan 65 gol serta mencatatkan lini pertahanan terbaik kedua di kompetisi setelah hanya kebobolan 29 kali.

Di tengah performa kolektif tim, Jordi turut memberikan kontribusi penting. Tak hanya berperan sebagai pemimpin di lini belakang, pemain berusia 34 tahun itu juga memiliki peran penting dalam skema menyerang.

“Tiga gol dan satu assist, musim yang penuh suka duka tetapi senang dengan semua kerja keras yang telah dilakukan. Kami akan kembali lebih kuat di musim depan. Terima kasih atas semua dukungannya,” ujar Jordi.

Kini, setelah perjalanan musim berakhir, Jordi memilih untuk melihat apa yang telah dibangun Persija sebagai fondasi yang berharga. Dengan kualitas permainan yang terus berkembang dan kebersamaan yang semakin kuat, ia optimistis Macan Kemayoran mampu kembali bersaing lebih kuat pada musim mendatang  ***.

wwwwww