Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
15 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Coach Rama Optimistis Masa Depan Timnas Basket 3x3 Putri Indonesia

Coach Rama Optimistis Masa Depan Timnas Basket 3x3 Putri Indonesia
Timnas Basket 3x3 Putri Indonesia. (DPP Perbasi)
Jum'at, 25 Juli 2025 11:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Timnas Basket 3x3 Putri Indonesia yang turun dengan nama Tim Jakarta merasa beruntung bisa tampil di FIBA 3x3 Women's Series. Bermain di Pool B, mereka mendapatkan banyak pelajaran yang berguna untuk penguatan tim ke depannya.

Ini karena lawan di FIBA 3x3 Women's Series 2025 bukan tim sembarangan. Filipina dan Australia yang satu pool dengan Indonesia merupakan kekuatan yang sudah diakui dunia.

"Di Women Series ini banyak pemain-pemain yang sudah pengalaman di 3x3 apa lagi lawan kita semalam Australia dan Filipina," terang Pelatih Tim Jakarta Fandi Andika Ramadhani.

"Sebelum Women's Series di Jakarta, sudah dari tahun lalu mengikuti event ini dan yang kita tahu juga Australia itu juara Asia Cup 3x3 beberapa bulan kemarin di Singapura," lanjutnya.

Kata Coach Fandi Andika Ramadhani, ini adalah women series pertama bagi tim putri Indonesia. "Women's series ini pertama buat tim putri kita. Jadi secara lawan dan permainan pun juga sangat jauh berbeda dengan event sebelumnya sudah mereka ikuti seperti Nation League," ucap Coach Rama, panggilan akrab Fandi Andika Ramadhani.

Meski demikian, Coah Rama masih optimistis dengan masa depan basket 3x3 Indonesia. "Yang pasti, harapan kita ke depan untuk putri, lebih banyak lagi talent pool pemain yang akan dibina di 3x3 yang berkelanjutan dan konsisten," ujarnya.

Di dua pertandingan yang dijalani di Parkir Timur Senayan, Tim Jakarta kalah 5-21 atas Australia dan takluk 8-21 atas Filipina.

Pada 26-27 Juli nanti, Coach Rama juga akan pimpin perjuangan Tim Putra di FIBA 3x3 Challenger. Pelaksanaannya di tempat yang sama.

Indonesia menurunkan tiga tim. Tim pertama bernama Jakarta Mandiri berada di Pool A bersama Miami (Amerika serikat), Lugano (Swiss). Lalu di Grup B tim South Jakarta Inaspro bersaing dengan Riffa (Bahrain) dan Barcelona (Spanyol).

Lalu satu lagi tim Indonesia yang akan turun memakai nama Batavia Mandiri yang akan memulai perjuangan dari babak kualifikasi. Tergabung di Grup A, akan bersaing dengan Taipei Wanbao (Taiwan) dan Siliguri IB3L (India).

"Sama untuk putra, saya inginnya juga mereka bisa berkompetisi di level pro circuitnya 3x3, karena ini semua pemain-pemain pronya 3x3 sebelum mereka main di world tour," jelas Coach Rama. ***

wwwwww