Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
16 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
5
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Adit Tempati Peringkat 12 dari 117 Peserta di Biel Chess Festival

Adit Tempati Peringkat 12 dari 117 Peserta di Biel Chess Festival
Adit bermain remis dengan FM Soo Kai Jie dari Australia pada babak terakhir Biel Chess Festival. (PB Percasi)
Jum'at, 25 Juli 2025 11:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SWISS - Pecatur Indonesia IM Aditya Bagus Arfan (rating 2385), 19 tahun, menutup babak terakhir Turnamen MTO di Biel Chess Festival dengan hasil remis melawan FM Soo Kai jie (2240) dari Australia, Kamis (24/7/2025) waktu setempat. Remis terjadi pada langkah ke-85 pembukaan Gambit Menteri Diterima.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB Percasi, Kristianus Liem melaporkan, sebetulnya jika ingin cepat remis, pada langkah ke-18 Adit bisa langsung memukul Gajah lawan di c4, tapi karena masih ingin mencari menang yang dijalankan Adit adalah Benteng ke b8.

"Namun tiga langkah kemudian baru tampak ia malah bakal kalah satu bidak. Akhirnya benar terjadi pada langkah 25 Adit kalah satu bidak di lajur-b. Sejak itu Adit bermain bertahan untuk remis," ujar Kris, panggilan karibnya.

Dengan tambahan setengah angka, poin Adit menjadi 6,5 angka dari 10 babak dan dalam daftar ranking bertengger di peringkat 12. Artinya Adit memperbaiki posisinya tiga tingkat dari seedednya sebelum bertanding, yaitu unggulan ke-15 dari 117 peserta yang datang dari 27 negara. Adit juga mendapat tambahan rating sebanyak 5,6 poin.

Sementara yang keluar sebagai juara adalah unggulan pertama GM Karthikeyan Murali (2650) dari India yang pada babak terakhir mengalahkan unggulan kedua GM Benjamin Bok (2593) dari Belanda. Murali sendirian di puncak dengan 8 poin. ***

wwwwww