Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
3 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti

Waspada! Sampai Beberapa Hari ke Depan Badai Berkecepatan 60 Km per Jam Akan Terjang Sumbar

Waspada! Sampai Beberapa Hari ke Depan Badai Berkecepatan 60 Km per Jam Akan Terjang Sumbar
Balai Pemuda RT01/RW01 Bungo, Muaro Panjalinan ambruk akibat terjangan angin kencang yang melanda Kota Padang.
Selasa, 26 Januari 2016 15:38 WIB

PADANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ketaping, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) prediksi angin kencang yang terjadi sejak Senin (25/1/2016) diprediksi terjadi lima hari ke depan untuk wilayah Sumbar.

Kepala Seksi (Kasi) Informasi dan Observasi BMKG Ketaping, Budi Iman Samiaji, menyebutkan, badai itu diprediksi memiliki kecepatan 40-60 kilometer per jam. Ini bukan badai siklon, melainkan angin biasa. Tapi, angin ini tergolong ekstrem karena kecepatannya dalam kisaran 40-60 kilometer per jam.

"Kemungkinannya terjadi sampai beberapa hari ke depan, dan menimpa wilayah Padang, Pariaman, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman, Agam, serta wilayah pesisir,” katanya pada okezone.com, Selasa (25/1/2016).

Akibat badai ini, sejak Senin 25 Januari dini hari sampai sore, banyak pohon bertumbangan. Hal ini mengakibatkan rumah dan fasilitas umum lainnya rusak karena tertimpa pohon yang tumbang. Namun, tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. (***)

Editor:Calva
Sumber:Okezone.com
Kategori:Ragam
wwwwww