Pilihan Masker Saat Erupsi Gunung Berapi, Kenali Standar Amannya
![]() |
| Berikut ini adalah beberapa rekomendasi jenis masker yang efektif dari paparan abu vulkanik. (foto: ilustrasi/dok. unsplash.com) |
JAKARTA - Beraktivitas di wilayah terdampak erupsi gunung berapi mengharuskan warga memakai pelindung pernapasan yang tepat. Abu vulkanik yang tertinggal di udara tidak hanya berpotensi mengganggu sirkulasi napas, tetapi juga memicu iritasi tenggorokan dan mata.
Bentuk partikel abu yang mikroskopis sekaligus tajam menjadi penyebab utama munculnya gangguan kesehatan tersebut. Pemilihan jenis masker yang sesuai standar menjadi langkah mitigasi untuk melindungi sistem pernapasan.
Rekomendasi Masker Standar Medis
Masker N95 menempati posisi teratas sebagai alat pelindung yang paling direkomendasikan. Kemampuannya menyaring minimal 95 persen partikel berukuran kecil menjadikannya proteksi terbaik bagi paru-paru dari paparan debu vulkanik.
Warga yang kesulitan mendapatkan N95 dapat beralih ke masker KN95 atau masker bersertifikasi FFP2. Kedua varian ini memiliki tingkat kerapatan serta daya saring yang hampir setara dengan standar N95.
Opsi Darurat Saat Erupsi
Penggunaan masker bedah kurang disarankan mengingat desainnya yang tidak menempel sempurna pada wajah. Adanya celah terbuka di sisi masker mempermudah masuknya partikel halus abu vulkanik.
Bila terpaksa digunakan karena ketiadaan opsi lain, masker bedah hanya diperuntukkan sebagai proteksi darurat berjangka pendek. Posisinya wajib diatur sedemikian rupa agar menutup hidung dan mulut dengan serapat mungkin.
Evaluasi Kelayakan Masker
Masker yang terbuat dari bahan kain standar masuk dalam kategori tidak direkomendasikan. Material kain memiliki pori-pori lebar yang tidak mampu menahan laju partikel debu vulkanik.
Kunci efektivitas masker terletak pada cara pemakaiannya, yakni harus terpasang erat melindungi pangkal hidung hingga batas dagu. Penggantian masker perlu segera dilakukan jika kondisinya sudah basah, kotor akibat penumpukan debu, atau membuat aktivitas bernapas menjadi berat. ***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | metrotvnews.com |
| Kategori | : | Warga Bertuah |











