Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
13 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
3 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
3 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Parlemen

Draf PPHN Rampung, MPR Buka Ruang Aspirasi Publik

Draf PPHN Rampung, MPR Buka Ruang Aspirasi Publik
Pimpinan MPR RI menyampaikan telah merampungkan draf rancangan PPHN.
Jum'at, 28 Agustus 2026 18:02 WIB

JAKARTA - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI telah merampungkan penyusunan draf rancangan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN). Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebutkan bahwa dokumen tersebut disusun setelah melalui serangkaian kajian akademik yang mendalam.

Hal tersebut disampaikannya usai pimpinan MPR RI menggelar rapat pembahasan draf PPHN bersama Badan Pengkajian dan Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR. Pertemuan tersebut berlangsung di kawasan Widya Chandra, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Kajian Akademik Selesai

Muzani menjelaskan bahwa penyusunan rancangan ini telah mencapai tahap akhir di tingkat dewan. Pihaknya memastikan proses perumusan sudah melalui tahapan pengkajian yang panjang.

"Sudah bersifat final, karena kami sudah melakukan kajian ini. Draf PPHN ini melalui sebuah kajian yang panjang," urainya.

Meskipun draf tersebut sudah berstatus final secara konsep, MPR RI membuka pintu lebar bagi masyarakat untuk memberikan masukan. Lembaga legislatif tersebut berkomitmen mendengarkan pandangan publik guna menyempurnakan rancangan PPHN.

Akses Publik Lewat Daring

Untuk memudahkan partisipasi warga, MPR menyiapkan infrastruktur digital agar dokumen tersebut dapat dibaca secara luas. Saluran akses ini akan dibuka tepat pada akhir pekan.

"Kami menyepakati bahwa mulai besok jam 4 sore, rancangan tentang pokok-pokok haluan negara sudah bisa diakses oleh masyarakat melalui laman yang telah disiapkan oleh pimpinan ataupun Sekretariat Jenderal MPR," jelasnya.

Melalui keterbukaan informasi ini, Muzani mengharapkan masukan serta pandangan yang lebih jernih dari seluruh elemen masyarakat. Evaluasi dari publik dinilai sangat penting untuk mematangkan rumusan yang ada.

Target Produk Hukum

Lebih lanjut, politikus Partai Gerindra tersebut menerangkan fungsi utama PPHN dalam sistem ketatanegaraan. Dokumen ini dirancang sebagai landasan filosofis sekaligus panduan pembangunan yang berlaku secara berkesinambungan lintas periode kepresidenan.

"Tentu saja pandangan, masukan, dan pikiran-pikiran itu akan menjadi penyempurna bagi pokok-pokok haluan negara yang sekarang telah menjadi konsep dari kami," tambahnya.

Sebelum menetapkannya sebagai regulasi yang mengikat, MPR RI akan mengevaluasi seluruh aspirasi publik dan mengkaji bentuk produk hukum yang paling tepat untuk PPHN tersebut.

"Insyaallah tahun depan mudah-mudahan sudah bisa menjadi sebuah produk hukum. Produk hukum tersebut sedang terus kita lakukan dalam kajian-kajian yang makin intensif di antara kami," pungkasnya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:metrotvnews.com
Kategori:Parlemen
wwwwww