Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
12 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
2 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
2 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Merdeka Run Jadi Ajang “Try Out” Odekta Naibaho Menuju Asian Games 2026

Merdeka Run Jadi Ajang “Try Out” Odekta Naibaho Menuju Asian Games 2026
Pelari jarak jauh Indonesia, Odekta Naibaho. (Kemenpora)
Jum'at, 28 Agustus 2026 18:41 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pelari jarak jauh Indonesia, Odekta Elvina Naibaho, memanfaatkan ajang Merdeka Run 2026 sebagai sarana uji coba (try out) dan pemanasan demi mematangkan persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Bagi atlet berusia 34 tahun tersebut, keikutsertaannya dalam ajang lari yang diikuti lebih dari sepuluh ribu peserta itu bukan untuk mengejar posisi puncak, melainkan mengukur sejauh mana kesiapan fisiknya guna menghadapi ajang yang lebih besar.

“Saya melihat event ini dengan angka peserta di atas sepuluh ribu itu antusiasnya luar biasa. Target saya bukan di sini, melainkan Asian Games. Ini sebagai bagian dari latihan dan try out saja,” kata Odekta setelah mengambil racepack Merdeka Run 2026 di Wisma Serbaguna GBK, Jakarta, Jumat (28/8).

Dia menjelaskan bahwa tampil di jarak pendek seperti 8 hingga 10 kilometer berguna untuk mengecek kemampuan kecepatan serta kondisi fisik jangka pendeknya sebelum berlaga di nomor utamanya.

Odekta mengungkapkan porsi beban lari pada ajang ini berada di bawah intensitas latihan harian rutinnya. Pada program harian, dia biasa menempuh jarak 20 sampai 25 kilometer per hari dengan intensitas kecepatan 80-90 persen.

“Sebagai atlet harus paham mana yang harus di-push dan mana yang harus all out. Event seperti ini adalah bagian dari latihan kami,” ujarnya.

Ditegaskan, Odekta akan fokus penuh pada satu nomor spesialisnya di Asian Games 2026, yaitu maraton. Keputusan tersebut diambil mengingat ketatnya peta persaingan di tingkat Asia.

Berdasarkan pemantauan yang dilakukannya, pesaing kuat akan datang dari pelari asal Jepang, China, serta atlet-atlet naturalisasi dari beberapa negara.

“Perlawanan untuk mencari medali di Asian Games sangat susah sekali, jadi saya fokus satu nomor saja agar bisa memberikan yang terbaik,” kata Odekta.

Kemudian, Odekta menunjukkan sejumlah barang dari isi racepack yang diterima, diantaranya berupa jersey (kaus olahraga) resmi, nomor dada atau bib, handuk, voucher makanan, stiker, dan gelang identitas.

“Ini sudah saya pakai (jersey). Kualitas jersey-nya bagus, tak terlalu berat. Cocok untuk dipakai lari. Antusias masyarakatnya juga sangat luar biasa. Semua tertib, saya bangga olahraga lari ini berkembang pesat dan maju, ya saya senang,” pungkasnya. ***

wwwwww