Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
15 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
4 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
5
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
4 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Desak Pengesahan RUU Perampasan Aset, Massa AMPB Gelar Unjuk Rasa di DPR RI 27 Agustus

Desak Pengesahan RUU Perampasan Aset, Massa AMPB Gelar Unjuk Rasa di DPR RI 27 Agustus
Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok (tengah) saat diwawancarai awak media di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026).
Rabu, 26 Agustus 2026 14:41 WIB

JAKARTA – Agenda unjuk rasa penegakan hukum dan pemberantasan korupsi siap digelar di depan Gedung DPR RI, Kamis (27/8/2026). Elemen Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mengonfirmasi kesiapan teknis lapangan guna menyampaikan aspirasi masyarakat.

Koordinator AMPB, Supriyono alias Botok mengutarakan bahwa seluruh kesiapan pelaksanaan unjuk rasa telah dimatangkan di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

"Persiapan besok ya sudah fixed semua, tinggal eksekusi," bebernya.

Konsolidasi Lintasan Daerah dan Pendanaan

Menurut pemaparan Supriyono, komunikasi intensif telah dibangun bersama perwakilan masyarakat dari berbagai kawasan di Indonesia. Khusus armada pendukung dari Kabupaten Pati, pemberangkatan rombongan bus dijadwalkan berlangsung Rabu (26/8/2026) siang.

Seluruh logistik dan biaya operasional pergerakan massa dipastikan berasal dari hasil gotong royong serta donasi swadaya warga setempat.

Klarifikasi Status Keanggotaan Organisasi

Di samping memaparkan kesiapan teknis, Supriyono mengklarifikasi posisi independensi pergerakan AMPB agar tidak dikaitkan dengan kekuatan politik tertentu.

"Tidak ada tunggangan-tunggangan, kita dibekingi geng Solo, kita dibekingi geng penguasa, enggak ya. Kita enggak kenal geng Solo, kita enggak kenal geng penguasa. Ini adalah murni gerakan rakyat biasa yang berasal dari kampung," paparnya.

Terkait perbedaan pandangan dari Forum Komunikasi Rakyat Pati, ia menegaskan tidak memiliki keterkaitan kerja organisasi. Berdasarkan pengamatannya, nama forum tersebut tidak pernah tercatat melangsungkan aksi unjuk rasa baik di daerah Pati, kawasan provinsi, hingga tingkat pusat sejak 13 Agustus 2026. Keanggotaan forum itu dipastikan terpisah dari struktur AMPB.

Dua Materi Pokok Tuntutan

Kehadiran massa di Gedung DPR RI besok difokuskan untuk mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset menjadi undang-undang. Selain tuntutan regulasi tersebut, AMPB juga mendesak pemberlakuan sanksi hukuman mati bagi para pelaku tindak pidana korupsi di Indonesia. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kompastv.com
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww