Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Bernardo Tavares Genjot Fisik dan Kontrol Emosi Persebaya

Bernardo Tavares Genjot Fisik dan Kontrol Emosi Persebaya
Persebaya Surabaya. (Ileague.id)
Rabu, 19 Agustus 2026 20:21 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Persebaya Surabaya terus mematangkan persiapan teknis dan kondisi fisik seluruh anggota skuad demi menyongsong laga pembuka Super League 2026/2027. Evaluasi mendalam dilakukan jajaran pelatih agar performa tim bisa optimal saat menantang Bhayangkara Presisi Lampung FC, 5 September 2026 mendatang.

Langkah percepatan kondisi ketahanan stamina dan pemulihan fisik menjadi perhatian utama pelatih Persebaya, Bernardo Tavares dalam sisa masa persiapan. Pendekatan latihan intensif diterapkan guna memastikan ketahanan bertanding para pemain terjaga secara konsisten selama 90 menit.

"Satu hal yang bisa saya katakan adalah mereka akan menjalani pemulihan, mendapatkan istirahat beberapa hari, dan setelah itu mari kita lihat siapa yang kondisinya baik untuk meningkatkan stamina, fisik, serta kondisi mental," ujar Tavares.

Pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut juga menggarisbawahi pentingnya tingkat kedisiplinan dan kendali emosi saat para pemain berada di atas lapangan hijau. Sikap terlalu emosional terhadap setiap keputusan wasit dinilai berisiko merugikan skema serta strategi permainan tim secara keseluruhan.

"Terkadang kita terlalu emosional dengan keputusan wasit, dan saya percaya jika kita terlalu emosional, kita akan mendapatkan banyak kartu kuning dan kita harus bisa mengontrol hal ini juga," tutur pelatih berusia 46 tahun itu.

Sektor organisasi taktik, seperti transisi permainan dan skema bola mati, terus dimatangkan melalui pendekatan sesi latihan kolektif maupun sesi pemutaran video individual. Tim pelatih bertekad mengikis setiap celah kelalaian agar tim tidak kehilangan fokus mendasar sewaktu laga berjalan.

"Saat bola keluar, tetap fokus, jangan membelakangi bola karena lawan bisa melakukan lemparan kedalam dengan cepat. Hal-hal seperti ini penting untuk dilatih, baik organisasi penyerangan, pertahanan, transisi, hingga skema bola mati," tambah Tavares.

Pentingnya pembenahan detail taktis dan konsentrasi bertanding menjelang kickoff kompetisi resmi turut diamini oleh salah satu pilar senior Persebaya, Rachmat Irianto. Ia menegaskan bahwa rangkaian uji coba memberikan banyak pelajaran berharga untuk meminimalkan kekeliruan saat laga resmi tiba.

"Di pertandingan pramusim, banyak kekurangan dan banyak juga hal-hal yang bagus untuk tim. Jadi, ini bisa menjadi pembelajaran buat tim untuk ke depannya sebelum mematangkan persiapannya di Liga Indonesia," kata mantan pemain Persib tersebut.

Guna memaksimalkan program persiapan secara intens, tim asal Kota Pahlawan itu menggelar pemusatan latihan di Thailand hingga 27 Agustus mendatang. Selama di Negeri Gajah Putih tersebut, Bajul Ijo menggelar latihan tertutup sebagai persiapan pertandingan menantang The Guardians, julukan Bhayangkara FC. ***

wwwwww