Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
12 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
2 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
2 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Opini

Ketua Komisi III Soroti Kejanggalan Tewasnya WL di Medan

Ketua Komisi III Soroti Kejanggalan Tewasnya WL di Medan
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). (Foto: DPR RI)
Sabtu, 08 Agustus 2026 17:32 WIB

JAKARTA - Kepolisian Resor Kota Besar Medan bersama Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sumatera Utara tengah menyelidiki kasus kematian perempuan berinisial WL (35) di sebuah rumah kawasan Medan Helvetia, Kota Medan, Minggu (2/8/2026). Insiden yang menelan korban jiwa tersebut diduga kuat melibatkan penggunaan senjata api kedinasan.

Kronologi Senjata Api Kedinasan

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan menguraikan rentetan peristiwa sebelum korban ditemukan tidak bernyawa. Korban WL diketahui mendatangi tempat tinggal mantan suaminya, Brigadir IH yang bertugas di Polsek Medan Sunggal, dengan niat membahas kemungkinan rujuk.

Berdasarkan informasi awal, Brigadir IH meletakkan tas yang berisi senjata api kedinasan di atas meja usai kembali dari kegiatan dinas, lalu pergi beristirahat. Saat ini, kepolisian masih mencari tahu rangkaian kejadian pasti hingga senjata api tersebut merenggut nyawa korban.

Pendalaman Bidang Propam

Merespons insiden tersebut, aparat penegak hukum langsung mengambil langkah pemeriksaan internal. Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sumut tengah melakukan pendalaman intensif dan memeriksa Brigadir IH secara langsung terkait standar operasional prosedur penyimpanan senjata.

Pengawasan Parlemen

Proses hukum ini turut mendapat sorotan dari Senayan menyusul keraguan pihak keluarga terkait penyebab kematian WL. Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman memperingatkan agar polisi tidak terburu-buru merilis kesimpulan akhir tanpa didasari evaluasi fakta di lapangan.

"Mengingat adanya keraguan dan kejanggalan yang dirasakan oleh pihak keluarga korban, maka Komisi III mendesak Polda Sumatera Utara, termasuk Polresta Medan beserta seluruh jajaran yang menangani perkara ini untuk mengusut tuntas perkara ini secara transparan," paparnya di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Opini
wwwwww