Pimpinan DPR Minta Kualitas Hidup Generasi Muda Jadi Tolok Ukur Pembangunan
![]() |
| Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal. |
JAKARTA - Kesejahteraan masyarakat seyogianya tidak hanya diukur dari angka pertumbuhan ekonomi semata, melainkan dari peningkatan kualitas hidup anak-anak secara komprehensif. Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal mendorong agar perlindungan dan jaminan gizi anak menjadi indikator utama dalam mengevaluasi keberhasilan suatu kebijakan negara.
"Maka peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi momentum untuk menjadikan kesejahteraan anak sebagai ukuran kesejahteraan rakyat," sebutnya, Sabtu (25/7/2026).
Ia meyakini bahwa pembangunan nasional yang sukses akan tercermin dari kondisi fisik dan mental anak yang optimal. "Anak-anak kita harus tumbuh dalam kondisi sehat, terbebas dari stunting dan masalah mental, memiliki kesempatan untuk bersekolah dengan baik, hidup dalam lingkungan yang aman, serta memiliki kesempatan berkembang secara optimal sebagai generasi penerus," tuturnya.
Terkait upaya pemenuhan gizi, Legislator dari Dapil Jawa Barat II itu menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini tengah bergulir. Ia menilai inisiatif berskala besar tersebut membutuhkan peninjauan yang konsisten agar target pemberantasan stunting dapat terealisasi secara presisi.
"Sehingga kami mendukung evaluasi menyeluruh pada program MBG seperti arahan bapak Presiden. Dengan memperbaiki apa-apa yang kurang serta dengan tata kelola yang semakin baik, kita optimis cita-cita mulia dari MBG akan tercapai," paparnya.
DPR menaruh harapan besar pada eksekutif untuk terus menghadirkan jaring pengaman sosial yang memadai bagi keluarga. "Dan kami meyakini, Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto akan selalu berupaya menghadirkan program-program yang mendukung perkembangan anak-anak," tambahnya.***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | kumparan.com |
| Kategori | : | Balai Kota, Parlemen, Hukum |











