Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
8 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Home  /  Berita  /  Gelanggang
JAPFA FIDE Rated 2026

Pergerakan Raja Dikunci Satria Duta, Lutfi Harus Rela Berbagi Poin

Pergerakan Raja Dikunci Satria Duta, Lutfi Harus Rela Berbagi Poin
IM Muhammad Lutfi Ali bermain remis melawan IM Satria Duta Cahaya. (PB Percasi)
Senin, 25 Mei 2026 22:39 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Eks pecatur pelatnas IM Muhamad Lutfi Ali (2340) terpaksa harus rela berbagi saat menghadapi pecatur muda IM Satria Duta Cahaya (2405) pada babak ke-7 Turnamen Catur bertajuk JAPFA FIDE Rated 2026 di Hotel Tavia Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).

Lutfi Ali yang lahir di Probolinggo mengawali permainan dengan strategi bertahan (defense), berhasil meredam gaya main Satria Duta yang terkenal tajam dan agresif. Lutfi perlahan mampu menetralkan papan permainan hingga membawa laga masuk ke fase end game dalam posisi yang perlahan-lahan diunggulkannya.

Petaka bagi Lutfi datang saat ia memilih langkah mendorong pion ke petak C5 terlalu cepat. Ia mengaku melewatkan kalkulasi yang lebih dalam yang sebenarnya bisa mengunci kemenangan total.

"Saya sebenarnya ada pilihan langkah kuda E5 dulu untuk skak, baru kemudian memakan dengan pion D setelah raja lawan maju. Kalau skenario itu yang diambil, lawan tidak akan punya kesempatan melakukan konter serangan," ungkap Lutfi usai pertandingan.

Akibat langkah C5 yang terburu-buru tersebut, tempo permainan justru berhasil dikejar oleh raja lawan dengan sangat akurat. Memasuki fase akhir yang kritis, Lutfi sempat optimis ketika pionnya berhasil mencapai petak A4. Di atas kertas, posisinya sekilas terlihat menang. Namun, Satria Duta menunjukkan ketangguhannya dalam mengalkulasi akurasi langkah.

Lutfi tidak menduga pergerakan rajanya dikunci secara pasif oleh Duta. Koordinasi perwira Duta memaksa kuda Lutfi terjebak kehilangan tempo, yang berujung pada hilangnya pion milik Lutfi saat melangkah.

Satria Duta juga berhasil memanfaatkan momentum dengan mendorong pion ke petak G3, sebuah langkah kunci yang memaksa terjadinya pertukaran pion F dengan pion G.

"Langkah pion G3 itu kunci remisnya dia. Setelah pion ditukar, saya sudah tidak ada peluang lagi untuk menang. Kalkulasi saya tadi kurang panjang, saya pikir Duta tidak bisa mengejar, ternyata temponya pas sekali dengan rajanya dia," tambah Lutfi yang kini bekerja di Pelindo.

Dengan hasil remis ini, Muhammad Lutfi Ali kini mengantongi 5,5 poin. Posisi ini membuat persaingan di papan atas turnamen semakin ketat, mengingat ada empat pemain lain yang memiliki perolehan poin serupa.

Urutannya, posisi 1-5 yang mengoleksi poin sama (5,5 pts), yaitu GM Novendra Priasmoro (2408), Lutfi Ali, Satria Duta, GM Susanto Megaranto (2476) dan IM Tirta Chandra Purnama (2271).

Pada pertandingan lainnya, Novendra bermain remis lawan IM Aditya Bagus Arfan (2370), sedangkan Susanto Megaranto mengalahkan Stevanky, lalu Tirta Chandra menundukkan FM Zacky Dhia Ulhaq.

Pada pertandingan babak ke-8 yang dimainkan Selasa (26/5/2026), Lutfi Ali akan bertemu seniornya, Susanto Megaranto, Duta lawan Novendra dan Tirta Chandra jumpa Aditya Bagus Arfan.

Di kategori Challenger JAPFA FIDE Rated 2026, terjadi perubahan pimpinan klasemen sementara. Jika sehari sebelumnya Abraham Raja Ferdinand kokoh di puncak, di babak ke-7 ini posisinya tergusur oleh Marrhuimawan Maximiliano.

Pecatur dengan elo rating 1887 tersebut, di ronde ke-7 berhasil mengalahkan Raja Ferdinand yang membuatnya menanjak ke posisi teratas dengan raihan 6,5 poin. Hanya saja, urutan di bawahnya juga punya poin sama, yaitu Sudung Tampubolon yang di pertandingan lain menang atas Eri Purnama. ***

wwwwww