Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
15 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Anggaran TNI Naik Jadi Rp166 Triliun, Pemerataan Pertahanan Jadi Prioritas

Anggaran TNI Naik Jadi Rp166 Triliun, Pemerataan Pertahanan Jadi Prioritas
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan Presiden RI Prabowo Subianto saat mengecek alutsista Mabes TNI di Jakarta.
Selasa, 12 Agustus 2025 15:15 WIB

JAKARTA – Penambahan enam Komando Daerah Militer (Kodam) di berbagai wilayah Indonesia bukan hanya simbol perluasan struktur TNI, tapi juga bagian dari strategi pemerataan kekuatan militer di seluruh nusantara. DPR RI memastikan, rencana ini akan diikuti dengan peningkatan anggaran pertahanan dari Rp136 triliun menjadi Rp166 triliun pada 2025.

Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menjelaskan bahwa enam Kodam baru yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto berada di Riau, Sumatera Barat, Lampung, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, dan Papua. Pembangunan ini dilengkapi pembentukan 20 Brigade Infanteri Teritorial dengan total 100 batalion, serta penambahan enam grup Kopassus.

“Penguatan ini tidak bisa dikerjakan instan, semuanya bertahap sesuai kemampuan anggaran. Tapi arah kebijakannya jelas: setiap wilayah punya kekuatan pertahanan memadai,” ujar TB di Senayan, Selasa (12/8/2025).

Kenaikan anggaran juga akan menyokong modernisasi alutsista dan pembinaan SDM militer, termasuk pendidikan perwira di akademi militer. “Melatih komandan peleton butuh waktu 3,5 tahun, begitu juga pemesanan alutsista yang minimal memakan tiga tahun,” jelasnya.

Detail penggunaan anggaran akan diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo dalam pidato di Sidang Tahunan DPR pada 15 Agustus mendatang. Menurut TB, selain faktor geopolitik global, pemerataan kekuatan militer juga menjadi alasan utama penambahan anggaran ini.

“Dengan langkah ini, kita ingin seluruh provinsi memiliki pertahanan yang seimbang, sehingga tak ada wilayah yang rawan karena kekurangan personel atau fasilitas,” tegasnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:inilah.com
Kategori:Cendekia, Balai Kota, Parlemen
wwwwww