Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
14 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Cendekia

Oknum Ormas Gunakan Jalan Tol untuk Rampok Solar, Sopir Dilakban dan Diikat

Oknum Ormas Gunakan Jalan Tol untuk Rampok Solar, Sopir Dilakban dan Diikat
Enam pelaku telah ditangkap, dua lainnya masih buron—termasuk pelaku bersenjata api.
Rabu, 06 Agustus 2025 18:47 WIB

SERANG – Jalan bebas hambatan kini tak lagi menjamin keselamatan. Sebuah sindikat kejahatan jalanan menyasar truk tangki pengangkut solar di Tol Tangerang–Merak KM 75. Tragisnya, pelaku tak hanya membawa senjata, tapi juga menyandang atribut organisasi masyarakat (ormas).

Aksi ini terjadi pada 24 Juli 2025 dini hari. Truk yang mengangkut 14.000 liter solar dicegat, sopir dan kernet disekap, lalu solar dijarah. Dua dari delapan pelaku diketahui merupakan anggota ormas Grib Jaya dan KKPMP.

“Mereka merampas truk, melakban mata korban, lalu membawa solar ke tempat lain. Nilai curian Rp110 juta, dibagi rata,” kata Dirreskrimum Polda Banten, Kombes Pol Dian Setyawan, Rabu (6/8/2025). 

Enam pelaku telah ditangkap, dua lainnya masih buron—termasuk pelaku bersenjata api. Kejahatan ini bukan yang pertama. Kelompok yang sama sudah empat kali melakukan aksi serupa di wilayah Banten dan Jawa Barat, selalu dengan target truk tangki.

Yang menjadi perhatian, para pelaku menyamar di bawah nama ormas, menyalahgunakan simbol-simbol kebangsaan yang seharusnya menjadi alat pengabdian masyarakat. “Ini bukan lagi kriminal biasa. Mereka menjual rasa aman yang palsu di balik atribut ormas,” tegas Dian.

Polisi juga masih memburu penadah solar curian dan satu kendaraan yang digunakan. Barang bukti yang diamankan antara lain truk tangki, mobil Avanza, handphone, e-toll, serta uang hasil rampokan.

Para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau pidana mati. “Kita serius. Sindikat ini harus dibongkar sampai ke akarnya, termasuk siapa pun yang mendanai atau memfasilitasi mereka,” kata Dian.

Warga menilai kasus ini menambah panjang daftar penyalahgunaan identitas ormas untuk tujuan kriminal. Publik menuntut penertiban dan evaluasi menyeluruh terhadap peran ormas di lapangan. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:liputan6.com
Kategori:Cendekia
wwwwww