Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
15 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
4 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
5
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
4 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Gelanggang
Jelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Kekayaan Tekstil dan Seni Tradisional Nusantara Jadi Inspirasi Seragam Kontingen Indonesia

Kekayaan Tekstil dan Seni Tradisional Nusantara Jadi Inspirasi Seragam Kontingen Indonesia
Seragam Kontingen Indonesia. (NOC Indonesia)
Kamis, 03 September 2026 19:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Memadukan keanggunan wastra dengan keunggulan performa olahraga, Sarinah sebagai kurator desain bersama Mills selaku Official Apparel Partner secara resmi meluncurkan rangkaian seragam resmi Kontingen Indonesia untuk ajang 20th Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Sarinah dan Mills menggandeng desainer terkemuka Ghea Panggabean melalui Ghea Fashion Studio untuk mewujudkan motif yang terinspirasi dari kekayaan tekstil dan seni tradisional Nusantara menjadi busana olahraga yang berkarakter, modern, dan bernilai seni tinggi.

Rancangan seragam ini tidak sekadar menonjolkan estetika fashion modern, melainkan juga mengusung narasi visual yang mendalam tentang perjuangan para atlet. Menganyam warisan budaya Nusantara dengan menonjolkan pesona Gorga dan Limar, koleksi apparel ini menghadirkan identitas kontingen yang memikat di panggung kompetisi internasional.

Seluruh desain ini lahir dari napas utamanya, “Woven by Hope. Strengthened by the Same Spirit. Carrying Indonesia in Every Step.” Sebagai sorotan utama pada seragam tanding atlet, ornamen Gorga, seni ukir tradisional khas Toba yang memancarkan aura kekuatan dan perlindungan, dipertegas bentuknya.

Dipadukan ke dalam siluet apparel yang tegas, elemen Gorga menyuntikkan karakter visual yang tangguh, melambangkan keberanian atlet saat menghadapi tekanan lawan serta keteguhan mental dalam menjaga harmoni spiritual di arena pertandingan.

WartaPKU.com

Menyempurnakan kemewahan koleksi utama ini, motif kain Limar khas Sumatera Selatan turut disematkan sebagai perlambang kehormatan, keunggulan, dan kemuliaan.

Permainan palet warna dan efek gradasi yang harmonis pada Limar mencerminkan keindahan keberagaman latar belakang para atlet Indonesia, yang melebur secara anggun dalam satu kontingen dan satu tujuan di bawah kibaran Merah Putih.

"Sebagai retail-based cultural experience center, Sarinah bangga dapat kembali mengkurasi arah visual apparel Tim Indonesia. Kolaborasi bersama Ghea Fashion Studio dan Mills untuk Asian Games 2026 bukan sekadar menghadirkan pakaian olahraga, melainkan sebuah penegasan gaya bahwa warisan budaya Nusantara dapat terus hadir dan berdaya saing di panggung global. Kami berharap nilai-nilai Gorga dan Limar yang terpatri pada seragam ini menjadi energi tambahan bagi kontingen Indonesia dalam setiap langkahnya," ungkap Raisha Syarfuan, Direktur Utama Sarinah. 

Peluncuran ini kian istimewa sebagai penanda 45 tahun dedikasi Ghea Panggabean merawat wastra Nusantara. Momen ini menjadi kali pertama baginya merambah busana olahraga, sebuah penjelajahan karya yang ia persembahkan sebagai sumbangsih tulus bagi bangsa.

WartaPKU.com

Ghea Panggabean menyampaikan, "Mendesain seragam untuk para duta olahraga bangsa adalah sebuah kehormatan yang luar biasa. Gorga melambangkan kekuatan dan perlindungan, sedangkan Limar merepresentasikan kehormatan dan keunggulan. Bersama-sama, keduanya menjadi nyawa utama yang mewujudkan semangat para atlet Tim Indonesia di arena. Fokus utama kami saat merancangnya adalah agar saat atlet kita melangkah ke arena, mereka tidak hanya merasa kuat dan percaya diri, tetapi juga bangga membawa keanggunan serta identitas Nusantara."

Melengkapi pendekatan kreatif tersebut, Mills menerjemahkan arah visual dan karakter desain koleksi ke dalam rangkaian apparel yang dirancang untuk mendampingi Tim Indonesia di arena kompetisi.

“Melalui kolaborasi ini, kami menghadirkan rangkaian apparel yang memadukan karakter desain dengan kebutuhan performa para atlet, sehingga mereka dapat tampil dengan percaya diri saat membawa Merah Putih di panggung kompetisi. Kami bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan Tim Indonesia dan mendukung para atlet dalam memberikan kemampuan terbaiknya,” ujar Tjia Kong Hou, CEO Mills.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari persiapan Tim Indonesia menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026, sekaligus menghadirkan sebuah interpretasi yang membawa semangat dan karakter Indonesia ke dalam perjalanan para atlet.

WartaPKU.com

Todotua Pasaribu selaku Chief de Mission Tim Indonesia Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menegaskan, "Kita bertanding sebagai satu kesatuan kontingen yang dikuatkan oleh semangat pantang menyerah dan rasa persatuan yang sama. Atlet sudah memberikan begitu banyak waktu dan tenaga untuk berlatih. Tugas kami adalah memberikan dukungan terbaik di luar arena, agar mereka bisa fokus bertanding. Dari jersey ini, kami berharap para atlet ada rasa bangga untuk bertarung dengan kepala tegak untuk mengibarkan Merah Putih di panggung tertinggi Asian Games 2026."

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari menyambut baik kolaborasi yang menghadirkan kekayaan budaya Nusantara dalam apparel resmi Kontingen Indonesia. Menurut Okto, seragam bukan hanya bagian dari kebutuhan kontingen, tetapi juga menjadi medium untuk membawa identitas Indonesia ke panggung olahraga internasional.

“Apparel Kontingen Indonesia bukan sekadar pakaian yang dikenakan para atlet, tetapi juga representasi identitas dan kebanggaan bangsa. Kolaborasi Sarinah, Ghea Fashion Studio, dan Mills menghadirkan kekayaan wastra Nusantara dalam bentuk yang modern dan relevan dengan kebutuhan atlet. Ini menjadi simbol bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dan mampu kita bawa bersama ke panggung dunia,” ujar Okto, panggilan karibnya. 

WartaPKU.com

Lebih lanjut, Okto berharap kehadiran elemen budaya dalam apparel tersebut dapat menjadi sumber kebanggaan dan semangat bagi para atlet saat menjalankan tugas membawa nama Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

“Setiap kali para atlet mengenakan apparel ini, ada cerita tentang Indonesia yang ikut mereka bawa. Dari keberagaman budaya kita, lahir satu identitas sebagai Tim Indonesia. Kami berharap seragam ini dapat menjadi pengingat bahwa di balik setiap perjuangan atlet, ada harapan dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Okto.

Ajang 20th Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung di Jepang, 19 September hingga 4 Oktober 2026. Berangkat dari ragam budaya menuju satu identitas, Tim Indonesia siap membawa harapan dan kebanggaan bangsa dalam setiap langkah. ***

wwwwww