Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
15 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
5 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
5
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
5 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Bernando Tavares Minta Suporter Persebaya Tak Beri Tekanan Berlebihan

Bernando Tavares Minta Suporter Persebaya Tak Beri Tekanan Berlebihan
Suporter Persebaya Surabaya. (Ileague.id)
Rabu, 02 September 2026 19:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares meminta suporter tidak memberikan tekanan berlebihan kepada tim. Imbauan ini disampaikan jelang bergulirnya kompetisi Super League 2026/2027.

Tavares menyoroti tingginya ekspektasi suporter yang kerap menuntut tim untuk menjuarai kompetisi. Mantan pelatih PSM Makassar itu menilai tuntutan berlebihan dapat mengganggu fokus serta mental bertanding seluruh anggota skuad Bajul Ijo.

"Banyak (Bonek dan Bonita) bertemu saya berkata, juara coach, kita harus menang, kita wajib juara. Oke, pemain ingin memenangkan pertandingan berikutnya, dan itulah yang harus menjadi target tim," tegas Bernardo Tavares.

Namun, pelatih berusia 46 tahun itu menekankan pentingnya sikap realistis mengingat Persebaya sudah lama sekali tidak menjuarai kompetisi liga. Dukungan positif dari pendukung setia dianggap jauh lebih bernilai daripada sekadar tuntutan berlebihan.

"Kita menjuarai Piala Presiden, semua orang senang, dan itu turnamen yang bagus. Persebaya belum pernah menjuarainya sebelum ini. Tapi sekarang (BRI Super League) situasinya berbeda," ujar Tavares.

"Persebaya 22 tahun tidak menjuarai kompetisi, jadi tolong jangan beri tekanan berlebih. Target saya sebagai pelatih adalah menyiapkan tim (terbaik) untuk (satu) pertandingan (ke) berikutnya, itu saja," tambahnya.

Pelatih asal Portugal itu menyebut tim pesaing seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, Dewa United, dan Bali United punya anggaran lebih besar. Keunggulan finansial klub lawan membuat mereka lebih leluasa mendatangkan deretan pemain bintang berkualitas.

"Jika ingin membantu, berikan dukungan terutama saat pemain tampil kurang maksimal di lapangan. Bonek dan Bonita harus terus bernyanyi memberi semangat ketika tim mengalami kekalahan," harap Tavares.

Ia mengingatkan kepada suporter bahwa para pemain hanyalah manusia biasa yang butuh dorongan moral tulus. Setia saat berjuang jauh lebih berharga daripada sekadar bersorak gembira ketika tim meraih kemenangan. ***

wwwwww