Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
14 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
3 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
5
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
3 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Alami Dislokasi Bahu, Alex Martins Jalani Proses Pemulihan Intensif

Alami Dislokasi Bahu, Alex Martins Jalani Proses Pemulihan Intensif
Bomber Persebaya Surabaya, Alex Martins saat alami dislokasi bahu. (Ileague.id)
Sabtu, 15 Agustus 2026 19:50 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Kesiapan sektor penyerangan Persebaya Surabaya menghadapi Super League 2026/2027 dipastikan sedikit terganggu akibat kondisi cedera penyerang utama Alex Martins. Bomber berkebangsaan Brasil tersebut masih harus menjalani proses pemulihan intensif sehingga diragukan tampil pada laga pembuka kompetisi.

Seperti diketahui, Alex Martins mengalami dislokasi bahu saat memperkuat Persebaya melawan Port FC di ajang pramusim belum lama ini. Cedera tersebut didapat pada menit-menit akhir pertandingan saat duel udara setelah sebelumnya dia sempat mencetak gol penentu kemenangan 2-1 bagi Bajul Ijo.

Akibatnya, tim pelatih memilih untuk tidak mengambil risiko berlebih dengan memaksakan penyerang berusia 33 tahun itu tampil dalam waktu dekat. Sikap hati-hati ini diambil guna mencegah potensi cedera kambuhan yang lebih parah sebelum maraton kompetisi resmi dimulai.

"Alex Martins masih cedera dan kami harus berhati-hati dengannya karena situasinya tidak biasa, dan kami memiliki contoh yang bagus di sini bersama Risto yang musim lalu mengalami situasi serupa," kata Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.

Di sisi lain, Tavares berkaca pada proses pemulihan panjang bek tangguh Risto Mitrevski yang membutuhkan kesabaran ekstra pascacedera parah. Risto sebelumnya sempat mengalami cedera bahu kiri (labrum shoulder) akibat jatuh terpelanting saat bersua Semen Padang, hingga harus naik meja operasi pada 7 Oktober 2025.

Saat itu, legiun asing asal Makedonia Utara tersebut juga sempat menjalani terapi pemulihan lanjutan di Kroasia sebelum kembali ke Surabaya dan berlatih bersama Bajul Ijo pada awal Desember 2025.

Pengalaman pemulihan bertahap yang sukses dilalui Risto tersebut kini dijadikan acuan utama tim pelatih dalam menangani Alex Martins.

"Tentu saja kami ingin semua pemain bisa tersedia untuk membantu kami di awal liga, tetapi saya bukan dokter sehingga saya belum bisa menjawab apakah dia siap untuk pertandingan pertama atau tidak," tegas juru taktik asal Portugal tersebut.

Ketidakpastian kondisi Alex Martins direspons cepat oleh jajaran pelatih dengan menyiapkan berbagai skema alternatif di barisan depan. Penyesuaian taktik terus dimatangkan agar ketajaman lini serang tim asal Kota Pahlawan ini tetap terjaga tanpa kehadiran penyerang murni utama tersebut. ***

wwwwww