Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
12 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Ini Komentar Johnny Jansen Soal Kekalahan Bali United dari Sabah FC

Ini Komentar Johnny Jansen Soal Kekalahan Bali United dari Sabah FC
Pelatih Bali United FC, Johnny Jansen. (Ileague.id)
Jum'at, 14 Agustus 2026 16:10 WIB
Penulis: Azhari Nasution
GIANYAR - Salah satu klub kontestan Super League 2026/27, Bali United FC, menelan kekalahan 1-2 dari Sabah FC dalam laga Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (13/8/2026) kemarin.

"Ya, ini adalah masa pramusim. Mengenai tiga poin, tentu selalu menyenangkan untuk menang dan memuaskan, tapi bagi kami ini lebih ke arah persiapan," kata pelatih Bali United, Johnny Jansen.

"Kami akan memulai liga minggu depan dan kami puas bisa memberikan menit bermain selama 90 menit bagi beberapa pemain. Jadi, kami berusaha bersiap untuk awal liga," imbuhnya.

Meskipun pengalamannya bekerja di Indonesia sebelumnya tidak membuatnya terlalu bergantung pada pengetahuan masa lalu. Menurutnya, perubahan komposisi tim membuat kondisi sepak bola Indonesia saat ini berbeda.

"Ya, tapi itu sudah hampir dua musim yang lalu. Jadi tim-tim sudah berubah. Yang saya tahu tentang lawan adalah mereka tim yang bagus dan tentu saja kami tahu gaya bermain yang akan mereka terapkan," ujar pelatih asal Belanda itu.

Dia bahkan memilih lebih banyak memperhatikan perkembangan timnya sendiri daripada menyiapkan strategi khusus untuk setiap lawan.

"Tapi jujur saja, jika Anda lihat tim mereka, lawan bermain dengan banyak pemain asing di awal, dan hal itu mungkin berbeda di liga nanti. Jadi fokusnya bukan tentang menyiapkan strategi khusus lawan, tapi lebih kepada menyiapkan tim kami sendiri," ujar Johnny Jansen.

Sementara itu bagi Brandon Wilson, laga melawan Sabah FC tetap memberikan manfaat bagi proses persiapan Bali United. Mengingat lawan merupakan tim yang kuat mampu menerapkan pertandingan yang kompetitif.

"Kami mencoba melakukan hal-hal yang sudah direncanakan sebelumnya, dan menurut saya itu performa yang baik," tuturnya.

Selanjutnya tidak membutuhkan waktu berlama-lama, tim pelatih akan mengevaluasi kekalahan dari Sabah FC. Bali United sudah harus mempersiapkan diri menghadapi Persib Bandung.

Laga terakhir Dewata Challenge Series 2026 itu akan digelar di stadion yang sama, Selasa (18/8) mendatang. ***

wwwwww