Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
21 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
3
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
17 menit yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Delapan Penonton Tewas di Lintasan, Kapolda Janjikan Penegakan Hukum Terbuka

Delapan Penonton Tewas di Lintasan, Kapolda Janjikan Penegakan Hukum Terbuka
Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie membesuk korban musibah kecelakaan pada event Kejurda Open Turnamen Tidar Drag Race 2026.
Selasa, 11 Agustus 2026 15:17 WIB

JAKARTA - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara resmi mengambil alih penanganan kasus kecelakaan tragis di arena drag race Kota Kotamobagu. Langkah strategis ini diambil guna mempercepat proses investigasi atas insiden yang merenggut nyawa delapan penonton tersebut.

Berdasarkan data kepolisian, selain korban jiwa, terdapat sembilan korban luka akibat peristiwa tersebut, di mana delapan korban terindikasi mengalami luka berat. Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Roycke Harry Langie menjamin akuntabilitas dalam seluruh tahapan penegakan hukum.

"Proses hukum tetap berjalan. Penegakan hukum akan kami laksanakan secara terbuka dan akuntabel," terang Roycke di Kotamobagu, Senin (10/8/2026).

Minimnya Fasilitas Pembatas Keamanan

Berdasarkan keterangan saksi mata di lapangan, kecelakaan bermula ketika sebuah Honda Jazz yang dikemudikan oleh Tian Ngantung kehilangan kendali saat melaju kencang. Mobil tersebut kemudian keluar dari jalur lintasan dan menghantam area penonton.

Sorotan tajam mengarah pada fasilitas keamanan di lokasi acara. Warga melaporkan bahwa jarak antara penonton dan area balapan hanya dibatasi oleh tali plastik, tanpa adanya barikade pengaman fisik yang memadai. Terkait hal ini, polisi akan memeriksa pihak penyelenggara mengenai kepatuhan terhadap prosedur kelayakan kegiatan.

Potensi Status Tersangka Pengemudi

Tim penyidik kini tengah bekerja mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi guna menentukan pihak yang harus bertanggung jawab secara hukum atas kelalaian fatal tersebut.

"Tim saat ini sedang melakukan proses penyelidikan mendalam. Sudah ada sekitar lima orang diperiksa, termasuk pengemudi mobil. Pengemudi tentu berpotensi kuat menjadi tersangka karena unsur kealpaan atau kelalaian," rincinya.

Meski mengisyaratkan adanya penetapan tersangka dalam waktu dekat, Kapolda mengingatkan jajarannya untuk bertindak objektif sesuai koridor hukum yang berlaku.

"Kita tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, namun jika ada perbuatan melawan hukum, pasti ditegakkan," tandasnya. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:kompastv.com
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww