[BREAKING NEWS] Gempuran Udara Guncang Pemukiman Kyiv, Bangunan Hancur Menelan Korban Jiwa
![]() |
| Kerusakan di Ukraina akibat serangan Rusia (Foto: AFP/SERGEI SUPINSKY) |
JAKARTA - Serangan rudal balistik Rusia kembali menelan korban jiwa di wilayah timur laut ibu kota Ukraina, Kyiv. Insiden mematikan di distrik Brovary, Jumat (7/8/2026) mengakibatkan tiga orang tewas, termasuk seorang anak, serta melukai tiga warga lainnya.
Kepala Administrasi Militer Regional, Tymur Tkachenko mengonfirmasi rincian dampak serangan melalui saluran Telegram. "Puing-puing yang berjatuhan dari serangan tersebut merusak rumah dan kendaraan serta menyebabkan kebakaran di sebuah bangunan non-perumahan," urainya.
Layanan darurat negara Ukraina turut membagikan dokumentasi visual yang memperlihatkan sejumlah bangunan hancur akibat dilalap api. Titik serangan yang berlokasi di desa Pukhivka tersebut menghancurkan sebuah rumah bertingkat dua dan dua unit mobil, sekaligus memicu kobaran api di area gudang.
Rentetan gempuran dilaporkan terus berlangsung hingga malam hari. Administrasi militer Kyiv merilis data tambahan bahwa empat orang terluka akibat serangan semalam di area kota. Seorang jurnalis AFP di lokasi kejadian melaporkan telah mendengar belasan ledakan ketika angkatan udara Ukraina mendeteksi adanya ancaman penggunaan senjata balistik dari arah utara.
Intensitas gempuran militer Rusia terhadap ibu kota Ukraina diketahui meningkat dalam beberapa bulan terakhir, dengan mayoritas proyektil berupa rentetan rudal balistik yang lebih sulit dicegat oleh sistem pertahanan udara. "Peringatan serangan udara telah diumumkan di Kyiv karena penggunaan rudal balistik," terang perwakilan administrasi militer Kyiv sembari menginstruksikan seluruh warga untuk segera masuk ke fasilitas perlindungan.***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | detik.com |
| Kategori | : | Kuliner |










![[BREAKING NEWS] Gempuran Udara Guncang Pemukiman Kyiv, Bangunan Hancur Menelan Korban Jiwa](https://static.wartapku.com/assets/news/08082026/gosumbarcom_rddhu_80413.jpg)
