Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
15 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Buruh Siap Aksi di Kantor Tokopedia Tuntut Kejelasan Hak Karyawan

Buruh Siap Aksi di Kantor Tokopedia Tuntut Kejelasan Hak Karyawan
Ilustrasi (net)
Senin, 06 Juli 2026 18:31 WIB

JAKARTA – Sebanyak 1.250 karyawan Tokopedia yang terkena PHK mendapatkan dukungan dari Koalisi Serikat Pekerja bersama Partai Buruh (KSP-PB). Mereka dijadwalkan melakukan aksi demonstrasi di kantor Tokopedia, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026) untuk menuntut pembayaran hak-hak karyawan.

Solidaritas Buruh

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, dijadwalkan hadir pukul 10.00 WIB. Ia menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam melindungi hak pekerja di tengah restrukturisasi perusahaan pasca akuisisi.

"Besok jam 10 pagi, saya mau datang ke kantor manajemennya, kalau enggak dibukain pintu, ya saya berdiri aja di depan pintu TikTok. Pusing-pusing amat, yang penting negara harus hadir. Kenapa TikTok mem-PHK karyawan Tokopedia setelah mengakuisisi?" ujar Said usai konferensi pers di Hotel Mega Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026).

Ia mendesak agar perusahaan lebih transparan mengenai penggunaan modal setelah akuisisi.

"KSP-PB berpendapat TikTok harus membayar hak-hak karyawan daripada Tokopedia. Karena Tokopedia sudah diakuisisi oleh TikTok," paparnya.

Kewenangan Manajemen Baru

Di sisi lain, Juru Bicara TikTok menjelaskan bahwa penyesuaian organisasi dilakukan demi pertumbuhan jangka panjang.

"Kami tengah menyelaraskan organisasi riset dan pengembangan pada ranah yang dapat mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi bisnis kami, komunitas kreator, dan penjual di platform kami," kata Juru Bicara TikTok.

Sementara itu, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk menyatakan tidak ikut campur dalam keputusan tersebut. Direktur GoTo, Simon Tak Leung Ho, menegaskan posisi GoTo yang hanya memegang 24,99 persen saham.

"Perseroan sebagai pemegang saham sebesar 24,99% di PT Tokopedia, menghormati setiap langkah-langkah yang diambil atau akan diambil oleh manajemen PT Tokopedia sehubungan dengan rencana penyesuaian organisasi," ujar Simon.

GoTo menyebut tidak ada dampak material bagi keuangan perseroan atas kebijakan ini. Sementara itu, Said Iqbal memastikan pihaknya tidak akan berhenti mengawal nasib para pekerja hingga gaji dan pesangon benar-benar dibayarkan.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:viva.co.id
Kategori:Opini, Warga Bertuah
wwwwww