Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Saddil Ramdani Senang Lihat Tim Bermain Kolektif dan Berani Menyerang di Piala Dunia 2026

Saddil Ramdani Senang Lihat Tim Bermain Kolektif dan Berani Menyerang di Piala Dunia 2026
Winger Persib Bandung Saddil Ramdani. (Ileague.id)
Jum'at, 19 Juni 2026 16:33 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDUNG - Winger Persib Bandung Saddil Ramdani menikmati sajian Piala Dunia 2026 yang tengah berlangsung di tiga negara Amerika Serikat, Mexico, dan Kanada. Saddil tak hanya menonton satu pertandingan namun ia menyaksikan beberapa laga untuk mengambil pelajaran dari kualitas setiap tim yang bertanding.

Saddil menuturkan ia senang melihat tim-tim yang berani mengambil inisiatif serangan. Ia pelajari bagaimana sebuah tim membangun serangan, seperti Jerman, Argentina, Spanyol, ini menjadi sebuah pemahaman atau wawasan yang bisa ia pelajari lebih dalam. 

“Soal Piala Dunia, saya sebenarnya menikmati semua pertandingan. Saya suka tim-tim yang bermain kolektif dan berani menyerang. Yang terpenting bagi saya adalah melihat pertandingan yang berkualitas dan bisa jadi pembelajaran juga buat pemain,” kata Saddil. 

Ia mengamati setiap tim punya karakter permainan masing-masing. Adapun tim yang lebih mengandalkan serangan balik namun berhasil mencuri gol menyulitkan tim-tim besar seperti Kongo menahan imbang Portugal, atau Tanjung Verde yang bikin frustrasi Spanyol. 

“Saya menonton tim-tim lain karena setiap negara punya karakter permainan yang berbeda. Dari situ kita bisa belajar banyak, baik dari sisi taktik maupun mentalitas pemain,” paparnya. 

Pada fase libur kompetisi ini, Saddil memaksimalkan waktu dengan berkumpul bersama keluarga. Tanpa melepaskan tanggung jawabnya sebagai pemain menjaga kebugaran fisik jelang pra musim dimulai. 

“Saat libur panjang, biasanya saya lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga dan orang-orang terdekat. Selain itu, saya juga tetap menjaga kondisi fisik dengan latihan ringan supaya saat kembali ke tim tidak memulai dari nol lagi,” bebernya. ***

wwwwww