Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
15 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Kebanggaan Clayton Santos dengan Perjalanan Borneo FC

Kebanggaan Clayton Santos dengan Perjalanan Borneo FC
Pemain Borneo FC, Cleyton Santos. (Ileague.id)
Senin, 18 Mei 2026 21:16 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JEPARA - Hasil imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara pada pekan ke-33  Super League 2025/2026 memang membuat peluang juara Borneo FC semakin berat. Namun di balik hasil tersebut, pemain tetap menunjukkan rasa bangga terhadap perjuangan tim sepanjang musim ini.

Pemain asing Borneo FC Cleylton Santos menilai seluruh pemain sudah memberikan kemampuan terbaiknya di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Jawa Tengah, Minggu (17/5/2026) kemarin.

Menurutnya, pertandingan berjalan sangat sulit sejak awal karena Persijap tampil disiplin dan mampu memanfaatkan dukungan penuh suporter.

“Saya sangat setuju dengan apa yang disampaikan Coach Fabio Lefundes. Babak pertama memang menjadi pertandingan yang sedikit sulit bagi kami, tetapi kami kembali bermain lebih baik di babak kedua,” ujar Cleylton.

Memasuki babak kedua, Borneo FC mulai tampil lebih agresif. Mereka meningkatkan intensitas serangan demi menjaga asa juara tetap hidup.

Namun hingga laga berakhir, tidak ada gol yang tercipta. Hasil tersebut membuat Borneo FC kini harus berharap Persib Bandung gagal meraih poin penuh di laga terakhir.

“Di akhir pertandingan kami mencoba melakukan sesuatu yang cukup berani seperti yang dia katakan," kata Cleylton.

"Memang sekarang situasinya menjadi sedikit lebih sulit dibanding sebelumnya, tetapi kami masih punya satu pertandingan kandang lagi dan kami harus melakukan bagian kami sendiri, terlepas dari apa yang akan terjadi di tempat lain,” imbuhnya.

Kini meski peluang juara semakin kecil, dia menegaskan para pemain tetap bangga dengan perjalanan Borneo FC musim ini.

Seluruh skuat telah bekerja keras dan menunjukkan konsistensi luar biasa hingga mampu bersaing di papan atas sampai pekan terakhir kompetisi.

“Kami tahu bahwa yang kami butuhkan adalah mereka kalah dan kami menang. Kami tahu hari ini kami sudah mengerahkan seluruh kemampuan dan usaha maksimal di lapangan. Dan kami harus bangga akan hal itu,” tegasnya.

Kini fokus Borneo FC tertuju pada laga terakhir menghadapi Malut United FC di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (23/5/2026) mendatang. Pada saat bersamaan, mereka juga menanti hasil pertandingan Persib Bandung melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. ***

wwwwww