Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
12 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Pesta Gol di Padang, Tavares Sebut Laga Tak Semudah Yang Terlihat di Papan Skor

Pesta Gol di Padang, Tavares Sebut Laga Tak Semudah Yang Terlihat di Papan Skor
Persebaya Surabaya saat menang telak 7-0 atas Semen Padang. (Ileague.id)
Minggu, 17 Mei 2026 15:08 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PADANG - Persebaya Surabaya bermain luar biasa pada pekan ke-33 Super League 2025/26 melawan Semen Padang FC. Bermain di Stadion H. Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Jumat (15/5/2026) lalu, Bajul Ijo pesta gol 7-0.

Namun di balik kemenangan terbesar musim ini, pelatih Bernardo Tavares justru melihat banyak hal yang masih perlu diperbaiki. Dia menilai laga tidak semudah yang terlihat di papan skor.

Menurutnya, Persebaya memang tampil efektif, tetapi sempat kehilangan kontrol permainan pada pengujung babak pertama. Selain itu dia juga menyoroti reaksi pemainnya saat kehilangan bola. 

“Kami mencetak dua gol, kami punya beberapa peluang bagus untuk mencetak lebih banyak di babak pertama. Tapi 10-15 menit terakhir babak pertama, saya tidak suka tim saya,” ujar pelatih asal Portugal itu.

“Reaksi kami saat kehilangan bola tidak bagus. Semen Padang menciptakan peluang, mencetak gol yang offside, dan ada situasi lainnya,” imbuhnya.

Seperti diketahui pada laga yang dihadiri 1.516 penonton itu situasi berubah total setelah turun minum.

Persebaya tampil jauh lebih agresif dan efektif. Gol demi gol lahir lewat Bruno Moreira, Mihailo Perovic, hingga hattrick Bruno Paraiba yang membuat laga sepenuhnya berada dalam kendali Bajul Ijo.

“Saya pikir itu mematikan permainan. Bagus karena kami mencetak banyak gol, tapi kami harus tetap rendah hati karena jika kami menunjukkan perilaku yang sama saat kehilangan bola di laga berikutnya melawan Persik Kediri, kami akan mendapat masalah di kandang,” tutur Bernardo Tavares.

Kini tambahan tiga poin membuat tim naik ke posisi empat klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan perolehan 55 poin. ***

wwwwww