Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
10 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Marcos Reina Takjub Atmosfer Pertandingan Penutup Persik

Marcos Reina Takjub Atmosfer Pertandingan Penutup Persik
Persik Kediri. (Ileague.id)
Minggu, 17 Mei 2026 14:43 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KEDIRI - Persik Kediri gagal menutup laga kandang terakhir Super League 2025/2026 dengan indah. Tampil di depan ribuan Persikmania di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026), Macan Putih harus mengakui keperkasaan Persija Jakarta dengan skor 1-3.

Gol Jose Enrique pada menit ke-23 dari sundulan kepala mengejutkan Macan Kemayoran. Namun Persija Jakarta membalas tiga gol yang dicetak Rayhan Hannan menit ke-25 dan brace Gustavo Almeida menit ke-63 serta 65.

"Pertandingan bermutu tinggi. Persik memberi perlawanan bagus. Tapi gol balasan cepat dan dua gol dalam dua menit membuat kami kesulitan," kata Marcos Reina, pelatih Persik Kediri. 

Pelatih asal Spanyol itu mengapresiasi kerja keras para pemainnya. Dia menilai Hamra Hehanussa dkk. mampu memberikan perlawanan sengit. "Saya suka permainan Persija Jakarta dengan gaya Brasil. Kami kalah, tapi saya bangga dengan kerja keras pemain. Mereka mampu meladeni Persija Jakarta, salah satu tim terbaik di Liga," ucapnya.

Marcos Reina mengaku tak begitu kecewa dengan hasil minor itu. Karena dia dapat merasakan atmosfer pertandingan yang sangat meriah. "Ini pertandingan terbaik di kandang musim ini. Kami bermain di depan ribuan penonton yang membuat pertandingan luar biasa. Inilah atmosfer sepak bola sesungguhnya," tuturnya. ***

wwwwww