Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
3
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang

President UTS dan AIMS Stephan Fox Beri Penghargaan Order of Merit buat Menpora Erick Thohir

President UTS dan AIMS Stephan Fox Beri Penghargaan Order of Merit buat Menpora Erick Thohir
Disaksikan Raja Sapta Oktohari, President UTS dan AIMS Stephan Fox saat memberikan penghargaan kepada Menpora Erick Thohir. (Kemenpora)
Minggu, 10 Mei 2026 12:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - President of United Through Sports (UTS) sekaligus ⁠⁠President of the Alliance of Independent Members of Sport (AIMS) dan ⁠⁠Executive Council Member, SportAccord, Stephan Fox memberikan penghargaan khusus Order of Merit kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir.

Penghargaan itu diberikan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) NOC Indonesia (KOI/NOC Indonesia) yang digelar di Ballroom Fairmont Hotel, Senayan, Jakarta, Sabtu (9/5/2026). Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi Menpora Erick dalam memajukan olahraga serta mempromosikan inklusi, kesetaraan, dan non-diskriminasi.

“Hari ini kami sangat senang dapat memberikan United Sports Special Award kepada IOC Member dan Menteri Olahraga Erick Thohir serta kepada Presiden NOC, Okto, atas upaya dan kontribusi luar biasa yang mereka berikan bagi dunia olahraga. Baik di tingkat nasional maupun internasional, dalam mempromosikan inklusi, kesetaraan, dan non-diskriminasi dalam olahraga, memajukan olahraga untuk semua, serta benar-benar memberikan dampak kembali kepada masyarakat melalui olahraga. Kami sangat menghargai upaya mereka dan berharap dapat terus melanjutkan kerja sama ini,” ucap Stephan Fox.

Pada acara rapat anggota tersebut, Komite Olimpiade Indonesia juga menganugerahkan The Game Changer Award kepada para atlet, pelatih, federasi, dan tokoh olahraga nasional.

Dari kategori tersebut, Safira Dwi Meilanie dinobatkan sebagai Atlet Terbaik Bela Diri, sementara Janice Tjen meraih Atlet Terbaik Olahraga Permainan yang diwakili oleh kedua orang tuanya. Untuk kategori olahraga akurasi, penghargaan diberikan kepada Diananda Choirunisa, sedangkan kategori olahraga terukur diraih oleh Martina Ayu Pratiwi.

Di sektor kepelatihan, penghargaan Pelatih Terbaik diberikan kepada Muhammad Dhaarma Raj, pelatih Timnas Hoki. Sementara itu, Basral Graito Utomo dinobatkan sebagai pemenang The Rising Star. Penghargaan tertinggi Best of the Best diberikan kepada Rizki Juniansyah atas prestasi dan rekor luar biasa yang dicetak atas namanya, serta kontribusinya bagi prestasi Indonesia.

Menpora Erick mengapresiasi KOI yang memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh olahraga dan para atlet. "Karena mereka adalah ujung tombak ketika bendera Merah Putih bisa dikibarkan di dunia. Namun prestasi tidak mungkin tercapai tanpa dukungan para pembina,” ujar Menpora Erick.

Sementara Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya berfokus pada capaian prestasi, tetapi juga pada peran transformasional para penerima dalam membangun ekosistem olahraga nasional. “The Game Changer Award adalah bentuk penghormatan kami kepada mereka yang telah memberikan dampak nyata bagi olahraga Indonesia.

“Ini bukan hanya tentang medali, tetapi tentang dedikasi, konsistensi, dan keberanian untuk mengubah keadaan,” ujar Okto, sapaan karib Raja Sapta Oktohari. ***

wwwwww