Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
18 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
5
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Kampus

Logis 08 Sebut Satgas PHK Jadi Kado Istimewa Kesejahteraan Buruh oleh Pemerintah

Logis 08 Sebut Satgas PHK Jadi Kado Istimewa Kesejahteraan Buruh oleh Pemerintah
Ketua Umum Logis 08, Anshar Ilo. (Ist)
Jum'at, 01 Mei 2026 18:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Umum Logis 08 Anshar Ilo menyambut positif langkah Presiden Prabowo Subianto yang membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Kesejahteraan Buruh melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2026.

Menurut Anshar, kebijakan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjawab persoalan mendasar yang dihadapi kalangan pekerja, khususnya terkait jaminan kesejahteraan dan perlindungan dari ancaman PHK.

“Problematika utama buruh hari ini adalah soal kepastian kesejahteraan. Pemerintah telah hadir dengan kebijakan yang berpihak kepada rakyat dan pekerja. Ini langkah konkret yang patut diapresiasi,” ujar Anshar Ilo dalam keterangannya, Jumat (01/05).

Ia menilai, pembentukan Satgas PHK merupakan terobosan penting karena tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga sebagai instrumen perlindungan aktif bagi para pekerja.

Terlebih katanya, pernyataan Presiden Prabowo yang menegaskan bahwa negara akan mengambil alih tanggung jawab perusahaan yang tidak mampu memenuhi kewajibannya dinilai sebagai bentuk keberpihakan yang tegas.

“Ketika negara hadir dan siap mengambil alih tanggung jawab pengusaha yang tidak sanggup, itu adalah bentuk perlindungan maksimal bagi buruh. Ini menegaskan bahwa pemerintah berdiri di pihak rakyat,” tegasnya.

Anshar juga menyebut kebijakan ini sebagai “kado istimewa” bagi para buruh dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Ia berharap Satgas yang dibentuk dapat bekerja efektif dan tepat sasaran dalam menjaga stabilitas ketenagakerjaan nasional.

“Momentum May Day tahun ini terasa lebih bermakna. Kehadiran Satgas ini menjadi simbol komitmen negara dalam menjamin kesejahteraan buruh dan keluarganya,” pungkasnya. ***

Kategori:Kampus, Binawidya
wwwwww