Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
23 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
3
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
4
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
5
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Bintang Akbar Dalam Balutan Busana Adat Jambi, Krisna Bayu Kenakan Busana Adat Melayu Riau

Bintang Akbar Dalam Balutan Busana Adat Jambi, Krisna Bayu Kenakan Busana Adat Melayu Riau
Kontingen Indonesia. (NOC Indonesia)
Rabu, 22 April 2026 18:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SANYA – Kontingen Indonesia mencuri perhatian pada Opening Ceremony Asian Beach Games Sanya 2026 yang berlangsung di Yasha Park, Sanya, China, Selasa (22/4/2026) malam waktu setempat. Tidak hanya hadir sebagai peserta, Indonesia tampil membawa narasi tentang jati diri, kebanggaan, dan kekayaan budaya Nusantara yang dirangkai dalam balutan busana adat Melayu dari Riau dan Jambi.

Pilihan busana ini bukan sekadar estetika, melainkan pernyataan identitas. Di tengah gemerlap parade negara-negara Asia, Indonesia menampilkan harmoni antara tradisi dan modernitas yang menjadi sebuah refleksi bangsa yang berakar kuat pada budaya, namun melangkah percaya diri di panggung global.

Di barisan terdepan, pembawa bendera Merah Putih, Bintang Akbar, tampil gagah dalam balutan busana adat Jambi. Sentuhan motif tapis dan aksen songket yang dikenakannya bukan hanya memperindah tampilan, tetapi juga merepresentasikan nilai kehormatan, kearifan lokal, serta harapan akan prestasi yang dibawa oleh kontingen Indonesia.

Tepat di belakangnya, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Krisna Bayu, mengenakan busana adat Melayu Riau yang sarat makna. CdM Bayu tampil mewakili kesopanan, martabat, dan kuatnya akar budaya pesisir yang telah lama menjadi bagian dari identitas bangsa.

Sementara itu, para atlet dan ofisial tampil dalam balutan track suit putih bergaya modern yang diperkaya dengan sentuhan motif tradisional. Perpaduan ini menciptakan kesan elegan sekaligus bermakna yang menghubungkan warisan budaya dengan semangat kompetitif generasi masa kini.

Motif songket dan tapis yang disematkan menjadi simbol penghormatan terhadap para perajin lokal dan upaya pelestarian nilai budaya melalui olahraga.

“Melalui busana adat Riau, kami ingin menampilkan martabat dan identitas bangsa Indonesia di panggung internasional, sekaligus membawa semangat persatuan dan optimisme bagi seluruh kontingen,” ujar Krisna Bayu.

Lebih dari sekadar seremoni, penampilan Indonesia pada malam pembukaan menjadi representasi dari semangat yang dibawa ke arena pertandingan, yakni sebuah kebanggaan akan jati diri, solid sebagai satu tim, dan siap bersaing untuk meraih prestasi terbaik.

Pada Asian Beach Games Sanya 2026, Indonesia diperkuat oleh 22 atlet yang akan berlaga di tiga cabang olahraga, yakni voli pantai yang akan dimulai Kamis (23/4/2026), basket 3x3 (25/4/2026) dan panjat tebing (28/42026). ***

wwwwww