Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
2
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
19 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
3
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
4
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
Balai Kota
17 jam yang lalu
Proyek Pelebaran Simpang SKA Pekanbaru Dikebut, Wali Kota Agung Nugroho Minta Warga Bersabar
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Tim Gabungan Gerebek Sarang Narkoba Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, Lima Terduga Pengedar Diringkus
Home  /  Berita  /  Cendekia

Taktik Licik Penyelundupan Dalam Boneka, Jaringan Pemasok Narkoba Dumai Menghilang

Taktik Licik Penyelundupan Dalam Boneka, Jaringan Pemasok Narkoba Dumai Menghilang
Ko Erwin bandar narkoba tiba di Bareskrim Polri (Ondang/detikcom).
Rabu, 04 Maret 2026 07:16 WIB

JAKARTA - Penangkapan gembong narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin membuka borok peredaran gelap yang menyusup hingga ke jantung institusi penegak hukum. Tiga sosok pengendali utama sindikat ini tengah diburu usai terungkapnya skandal suap miliaran rupiah kepada perwira menengah di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pelarian Ko Erwin terhenti di atas kapal di Tanjung Balai, Sumatera Utara, Kamis (26/2/2026) saat mencoba menyeberang ke Malaysia. Kini, aparat mengejar tiga kaki tangannya yang resmi berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni Andre Fernando alias 'The Doctor', A Hamid alias Boy, dan Satriawan.

Jejak rekam jaringan ini menunjukkan keberanian luar biasa dalam merusak sistem hukum. Tersangka Boy diketahui menyerahkan uang pelicin senilai Rp1,8 miliar kepada mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. Penyerahan dana kotor ini secara mengejutkan dilakukan di Uma Lengge, bangunan adat yang berada tepat di dalam area kompleks Mapolres Bima Kota.

Skandal penyalahgunaan wewenang ini bergulir semakin jauh. Ko Erwin turut menggelontorkan dana Rp1 miliar kepada Didik demi mengamankan jalur distribusinya. Bahkan, 488 gram sabu diserahkan langsung kepada mantan Kasatresnarkoba Polres Bima Kota, AKP Malaungi, untuk diedarkan ke masyarakat di Pulau Sumbawa.

Seluruh pasokan barang haram tersebut bermuara pada Andre, warga Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat. Pria berusia 32 tahun ini resmi menyandang status buron dari kepolisian sejak Minggu (1/3/2026). Sepanjang Januari 2026, ia melayani dua kali transaksi pembelian 5 kilogram sabu dari Ko Erwin senilai total Rp800 juta.

Sindikat ini memanfaatkan jalur internasional dari Malaysia melalui perairan Dumai, Riau, untuk menyelundupkan cairan vape yang mengandung etomidate dan happy water. Sementara untuk menyiasati pantauan petugas di jalur darat, mereka menggunakan modus kamuflase pengiriman paket kargo yang rapi.

"Sedangkan untuk narkotika jenis sabu pengirimannya kebanyakan menggunakan kargo uang dimasukkan ke dalam boneka dan dibungkus dalam kotak kado," urai Direktur Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso.

Di sisi lain, buronan bernama Satriawan berhasil meloloskan diri saat penggerebekan di rumah seorang warga bernama Anita, Sabtu (24/1/2026). Pengejaran intensif antarwilayah kini terus dilakukan untuk memotong habis urat nadi pasokan jaringan yang memanfaatkan oknum aparat ini.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:detik.com
Kategori:Cendekia, Warga Bertuah
wwwwww