Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
24 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
5
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Lawan Bali United Malam Hari, Van Gastel: Ini Pengalaman Baru

Lawan Bali United Malam Hari, Van Gastel: Ini Pengalaman Baru
Pelatih PSIM Yogyakarta,Jean Paul Van Gastel. (Ileague.id)
Senin, 23 Februari 2026 13:46 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANTUL – PSIM Yogyakarta akan menjalani laga kandang melawan Bali United FC pada pekan ke-22 Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogykarta, Senin (23/2/2026) kickoff 20.30 WIB. Laskar Mataram dalam antusiasme yang tinggi untuk melakoni laga kandang malam hari perdananya musim ini.

Pertandingan lawan Bali United nanti memang menjadi laga istimewa bagi PSIM karena menjadi laga malam perdana PSIM di Stadion Sultan Agung, Bantul musim ini. Tambah istimewa lagi adalah ini menjadi laga perdana di momen bulan Ramadan.

Antusiasme yang tinggi ini tentunya juga menjadi modal positif bagi PSIM untuk dapat kembali ke trek kemenangan. Pasalnya, dari empat laga putaran kedua yang sudah dijalani, PSIM belum mampu kembali mencatat poin penuh.

Dua kekalahan di pekan ke-18 dan 19 serta dua hasil imbang di pekan ke-20 dan 21 menjadi bukti PSIM belum kembali ke performa yang diharapkan guna bisa terus bersaing di papan atas.

Saat ini PSIM ada di peringkat ke-7 dengan 32 poin, terpaut tiga poin dari Persita yang ada di peringkat ke-6 dengan koleksi 35 poin dan sudah menjalani laga pekan ke-22.

Pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel mengatakan bahwa persiapan tim pada dasarnya tidak mengalami perubahan signifikan meski tetap ada yang berbeda.

“Persiapan kami pada dasarnya sama. Namun ini pertama kalinya kami bermain pada malam hari dengan lampu stadion menyala (di laga home). Ini akan menjadi pengalaman baru dan menarik tentunya bagi kami,” kata Van Gastel.

Dia juga mengakui datangnya bulan Ramadan juga menjadi perhatian khusus untuk tim pelatih dalam penyusunan program latihan dan persiapan pertandingan. “Kickoff menjadi lebih malam. Saya sudah berkomunikasi dengan staf pelatih lokal yang punya pengalaman soal Ramadan untuk menentukan apa yang terbaik dilakukan,” jelasnya.

Penyesuaian yang sudah dilakukan oleh PSIM pada momen bulan Ramadan antara lain adalah sudah menggeser jadwal latihan dari pagi ke sore hari agar pemain lebih mudah beradaptasi. “Kami juga menyesuaikan program pada hari pertandingan agar pemain yang berpuasa bisa berbuka dengan baik,” ucapnya lagi. ***

wwwwww