Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
16 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
5
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Safeguarding Officer NOC Indonesia Ikut Pelatihan Internasional di Singapura

Safeguarding Officer NOC Indonesia Ikut Pelatihan Internasional di Singapura
Safeguarding Officer NOC Indonesia Tabitha Sumendap dan Dr. Sophia Hage bersama perserta pelatihan internasional di Singapura. (NOC Indonesia)
Jum'at, 23 Januari 2026 17:46 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menegaskan komitmen kuat dalam membangun lingkungan olahraga yang aman, berintegritas, dan berpusat pada perlindungan atlet melalui keikutsertaan dua perwakilan resmi dalam Safeguarding Officer Training di Singapura, 9–14 Januari 2026.

Safeguarding Officer NOC Indonesia Tabitha Sumendap bersama Dr. Sophia Hage, anggota Tim Task Force Safeguarding NOC Indonesia, mengikuti pelatihan intensif yang diselenggarakan oleh Safe Sport Commission Singapore. Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas praktisi safeguarding dalam mencegah, mendeteksi, dan menangani berbagai bentuk kekerasan, pelecehan, serta penyalahgunaan di lingkungan olahraga.

Pelatihan tersebut membahas sejumlah topik krusial, antara lain dampak kekerasan dan pelecehan terhadap korban, pemahaman perilaku pelaku, hambatan dalam pelaporan kasus, penanganan pengungkapan (responding to disclosure), prosedur pelaporan, serta kerangka hukum terkait pelecehan dan kekerasan.

Tabitha Sumendap menegaskan bahwa keikutsertaan NOC Indonesia dalam pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis dan yang dibangun berbasis pengetahuan, praktik internasional, dan pemahaman hukum yang kuat. Pelatihan disampaikan secara aplikatif melalui pembahasan studi kasus nyata, sehingga peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga dibekali kemampuan analisis dan penanganan kasus secara konkret.

“Safeguarding di NOC Indonesia ini merupakan program yang sangat penting. Kami benar-benar serius membangun sistem perlindungan atlet yang kuat, profesional, dan berstandar internasional. Pelatihan ini menjadi bekal penting untuk memperkuat implementasi program safeguarding NOC Indonesia sepanjang 2026 serta dapat langsung diterapkan dalam menangani laporan-laporan safeguarding yang telah masuk, dan diterjemahkan secara nyata dalam program-program ke depan,” ujar Tabitha.

Sementara itu, Dr. Sophia Hage menyoroti pentingnya pendekatan multi-disiplin dalam safeguarding, khususnya dari sisi medis dan psikologis. “Memahami dampak kekerasan dan pelecehan terhadap kesehatan fisik maupun mental atlet sangat krusial. Pelatihan ini membuka perspektif yang lebih komprehensif tentang bagaimana merespons laporan dengan empati, tepat, dan sesuai prosedur hukum,” jelas Sophia.

Keikutsertaan dua perwakilan ini menjadi bagian dari penguatan Program Safeguarding NOC Indonesia 2026 yang sejalan dengan komitmen Olympic Charter dan prinsip Safe Sport. NOC Indonesia menargetkan penerapan safeguarding yang lebih sistematis, terstruktur, dan berkelanjutan di seluruh aktivitas keolahragaan nasional, demi menciptakan lingkungan yang aman bagi atlet, ofisial, dan seluruh insan olahraga. ***

wwwwww