Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
18 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
5
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Avanza Tertemper Kereta di Perlintasan Tanpa Palang, 9 Nyawa Melayang

Avanza Tertemper Kereta di Perlintasan Tanpa Palang, 9 Nyawa Melayang
Mobil Avanza yang ringsek setelah tertabrak kereta api di perlintasan sebidang Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumut
Jum'at, 23 Januari 2026 18:24 WIB

TEBING TINGGI – Suasana bahagia usai menghadiri pesta pernikahan berubah menjadi duka mendalam. Satu keluarga asal Kabupaten Deliserdang menjadi korban kecelakaan maut setelah mobil yang mereka tumpangi tertemper kereta api penumpang di perlintasan tanpa palang pintu, Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara.

Peristiwa tragis itu terjadi Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Mobil Toyota Avanza yang membawa sembilan orang anggota keluarga tersebut tengah dalam perjalanan pulang dari Kabupaten Batu Bara. Rombongan diketahui juga berencana menjenguk kerabat di kawasan Sei Sigiling.

Kapolres Tebing Tinggi, AKBP Rina Frillya, mengatakan kendaraan tersebut tertabrak kereta api rute Rantauprapat–Medan saat melintas di perlintasan sebidang tanpa pengaman.

“Mobil berisi sembilan orang. Mereka baru saja pulang dari pesta undangan,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).

Benturan keras terjadi di sisi kiri kendaraan hingga mobil terseret sejauh sekitar 300 meter. Delapan penumpang meninggal dunia di tempat akibat benturan hebat. Sementara pengemudi mobil, Abdul Kadir, 42, sempat dievakuasi dalam kondisi kritis ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi.

Namun, nyawa Abdul Kadir tidak tertolong. Ia mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan intensif, sehingga jumlah korban tewas bertambah menjadi sembilan orang.

Polisi menduga kecelakaan dipicu faktor kelalaian pengemudi saat melintasi rel kereta api tanpa palang pintu.

“Sopir diduga kurang konsentrasi dan tidak memperhatikan kondisi saat melintas,” jelas Rina.

Korban meninggal dunia sebagian besar merupakan warga Desa Mekarsari, Delitua, Kabupaten Deliserdang. Tragedi ini juga merenggut nyawa kelompok rentan, yakni dua anak-anak berusia 4 dan 6 tahun serta seorang lansia berusia 80 tahun.

Identitas korban di antaranya Rizal, 59, Daratul Laila, 50, Risnawati, 57, Muhammad Hafiz, 4, Muhammad Rafka, 6, Asrah, 80, Sri Devi, 41, Zaitun, 54, serta Abdul Kadir, 42.

Hingga kini, aparat dari Polres Tebing Tinggi masih mendalami penyebab kecelakaan sekaligus mengevaluasi kondisi perlintasan kereta api tanpa palang pintu yang kembali memakan korban jiwa. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:metrotvnews.com
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww