Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Hiburan

Kim Petras Minta Putus Kontrak, Tuduh Label Tahan Rilis Album Barunya

Kim Petras Minta Putus Kontrak, Tuduh Label Tahan Rilis Album Barunya
Penyanyi pop Kim Petras. (Instagram)
Kamis, 22 Januari 2026 17:53 WIB
Penulis: Mambang Yazid
JAKARTA - Penyanyi pop Kim Petras secara terbuka meminta kontraknya dengan Republic Records dihentikan. Musisi berusia 33 tahun itu mengaku sudah kehilangan kendali atas kariernya karena label disebut menolak menetapkan jadwal rilis album terbarunya, Detour.

Melalui unggahan di platform X, Kim Petras menyampaikan kekecewaannya terhadap pihak label.

“Saya lelah tidak punya kontrol atas hidup dan karier saya sendiri. Saya ingin terus mendanai dan mengkurasi musik saya secara mandiri. Karena itu saya secara resmi meminta untuk dilepas dari @RepublicRecords,” tulis Kim Petras.

Penyanyi asal Jerman tersebut mengklaim album ketiganya telah rampung sejak enam bulan lalu sebagai kelanjutan dari Feed The Beast dan Problematique (2023). Namun hingga kini, menurut Kim Petras, label belum juga memberikan tanggal rilis maupun membayarkan honor para kolaborator yang terlibat.

“Album saya sudah selesai enam bulan, tapi label menolak memberi tanggal rilis atau membayar para kolaborator atas pekerjaan mereka,” ujar Kim.

Tak hanya itu, Kim Petras juga mengungkapkan bahwa ia telah memproduksi dan membiayai sendiri video musik untuk single terbarunya lebih dari dua bulan lalu, namun kembali tidak mendapat kepastian jadwal peluncuran.

“Video musik terbaik yang pernah saya buat, sembilan tampilan, enam set, 13 pasang sepatu, tapi tetap tidak diberi tanggal rilis,” tulisnya.

Pemenang Grammy 2023 lewat lagu Unholy bersama Sam Smith itu juga melontarkan kritik keras terhadap industri musik. Ia menuding label lebih mementingkan tren media sosial dan strategi pemasaran tertentu ketimbang kualitas musik.

“Saya memenangkan Grammy dua tahun lalu, musiknya bagus, tapi tetap tidak ada dukungan. Kalau bukan tren TikTok atau gimmick tertentu, label tidak tertarik,” tulis Kim.

Meski demikian, Kim Petras menegaskan album Detour tetap akan dirilis apa pun yang terjadi, meski tanpa dukungan label.
“Penggemar saya sudah menunggu terlalu lama. Saya akan merilis Detour apa pun yang terjadi,” tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, Republic Records belum memberikan pernyataan resmi terkait permintaan Kim Petras tersebut. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Hiburan, Binawidya
wwwwww