Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
18 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
18 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
Balai Kota
15 jam yang lalu
Ekonomi Melesat 7,39 Persen, Pemkot Pekanbaru Sabet Penghargaan CNN Indonesia Awards
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Ikhwan Tembus 10 Besar di Final Balap Unta Islamic Solidarity Games 2025

Ikhwan Tembus 10 Besar di Final Balap Unta Islamic Solidarity Games 2025
Atlat balap unta Indonesia, Muhammad Ikhwanuddin. (NOC Indonesia)
Jum'at, 21 November 2025 12:35 WIB
Penulis: Azhari Nasution
RIYADH - Atlet balap unta Tim Indonesia, Muhammad Ikhwanuddin, menuntaskan debutnya di ajang Islamic Solidarity Games (ISG) Riyadh 2025 dengan pencapaian membanggakan. Mengendarai unta bernama Sogan, Ikhwan finis di peringkat 10 pada nomor 2000 meter putra, yang digelar di trek balap unta Al-Janadriyah.

Keberhasilan Ikhwan masuk 10 besar menjadi semakin istimewa karena ia sebelumnya tidak lolos ke babak final. Pada kualifikasi, Ikhwan menempati posisi 13, atau satu strip di luar batas 12 besar atlet yang berhak lolos ke final.

Namun, Ikhwan akhirnya mendapatkan kesempatan tampil di final setelah atlet tuan rumah, Aziz Al Howaiti, mengundurkan diri. Hal itu otomatis membuat posisi Ikhwan naik ke peringkat 12 dan berhak melaju ke babak penentuan.

Di babak final, Ikhwan yang start dari line kedua berhasil mencatatkan waktu 3:47,895 menit dengan kecepatan rata-rata unta 31,593 km/jam. Catatan ini lebih baik dibanding dari catatan yang dibuatnya pada babak kualifikasi, 4:05,886 menit.

“Alhamdulillah, yang paling penting saya bisa selamat sampai finish. Tapi memang hari ini belum terlalu cepat. Ada beberapa hal yang mungkin kurang saya pahami, jadi untanya juga lari tidak terlalu kencang. Alhamdulillah untanya tidak sampai putar balik,” ujar Ikhwan.

Medali emas cabang olahraga balap untuk nomor 2000 m putra diraih atlet tuan rumah Arab Saudi Ahmed Aljohni dengan waktu 3:02,779 menit. Posisi kedua menjadi milik wakil Uni Emirat Arab (UEA) Rashid Abdullah Alkaabi dengan selisih 0,866 detik, disusul rekan senegaranya, Matar Almheiri, yang meraih perunggu lewat catatan 3:04,102 menit.

Usai lomba, Ikhwan mengaku bersyukur dapat menyelesaikan balapan dan memperbaiki performanya. Terlebih, ia bisa masuk ke peringkat 10 besar pada debut internasionalnya.

“Senang banget. Saya sendiri nggak nyangka bisa main seperti ini. Alhamdulillah untuk semua dukungan dari pengurus, pelatih, teman-teman, termasuk tim kesehatan, terima kasih. Juga buat teman-teman yang selalu kasih support di garis finish,” ujarnya. ***

wwwwww