Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
11 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
1 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
1 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
6
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
1 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Home  /  Berita  /  Kampus

Tingkatkan Kinerja, Petugas Haji 2026 akan Digembleng di Barak Selama Sebulan

Tingkatkan Kinerja, Petugas Haji 2026 akan Digembleng di Barak Selama Sebulan
Ilustrasi (net)
Selasa, 30 September 2025 14:53 WIB
JAKARTA – Rekrutmen petugas haji 2026 akan dimulai November mendatang dengan aturan baru. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan setiap petugas haji yang terpilih wajib mengikuti gemblengan di barak militer selama tiga hingga empat minggu.

"Para petugas haji akan masuk barak selama kurang lebih tiga sampai empat minggu. Di sana mereka akan dibentuk kedisiplinannya serta dilatih kemampuan yang dibutuhkan untuk mendampingi jamaah," ujar Dahnil, Selasa (30/9/2025).

Ia menegaskan kebijakan ini muncul karena banyak keluhan dari jamaah terkait kinerja petugas. Pelatihan berbasis barak diyakini bisa memperkuat kesiapan fisik sekaligus menanamkan etos kerja yang lebih disiplin.

Selama pelatihan, para petugas akan mendapat tiga materi utama, yakni ketahanan fisik, pemahaman fikih dasar haji, serta bahasa Arab dasar.

"Kami tekankan pada tiga hal, fisik, fikih dasar, dan bahasa Arab dasar, agar mereka lebih siap dan sigap saat melayani jamaah di tanah suci," jelas Dahnil. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:republika.co.id
Kategori:Kampus
wwwwww