Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
12 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
2 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
2 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Cendekia

KPK Periksa Tukang Gigi hingga PNS Terkait Dugaan Korupsi CSR BI dan OJK

KPK Periksa Tukang Gigi hingga PNS Terkait Dugaan Korupsi CSR BI dan OJK
Jurubicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)
Selasa, 30 September 2025 15:17 WIB
JAKARTA – Penyidikan kasus dugaan gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus bergulir. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan 13 saksi di Gedung Merah Putih, Selasa (30/9/2025).

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut para saksi berasal dari berbagai latar belakang profesi. "Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," katanya.

Mereka yang dipanggil meliputi wiraswasta, mahasiswa, ibu rumah tangga, hingga seorang tukang gigi. Nama-nama yang hadir antara lain Ade Andriyani, Fajri Rezano Pangestu Aji, Azis Maulana, Akhmad Jubaedi, Ujang A, Mohamad Syafii, Arsyad Ahmad, Ade Budiman, Yogi Hari Wibowo, Mohamad Syahdi, Nurati, Johanudin, serta Tika Ikmawati.

Kasus ini sebelumnya menetapkan dua anggota DPR periode 2019–2024 sebagai tersangka, yakni Heri Gunawan alias Hergun dari Partai Gerindra dan Satori dari Partai Nasdem. Keduanya diumumkan resmi sebagai tersangka pada Kamis (7/8/2025).

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:rmol.id
Kategori:Cendekia
wwwwww