Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
15 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
4 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
5
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
4 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Balai Kota

BGN Bidik Serapan Rp1,2 Triliun per Hari, Menkeu Pastikan Program MBG Diawasi Ketat

BGN Bidik Serapan Rp1,2 Triliun per Hari, Menkeu Pastikan Program MBG Diawasi Ketat
Sabtu, 27 September 2025 11:08 WIB

JAKARTA – Pemerintah semakin serius mempercepat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), meski sorotan publik terhadap kualitas menu belum mereda. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan tahun depan anggaran Rp335 triliun untuk MBG akan dikelola dengan kecepatan serapan lebih tinggi, mencapai Rp1,2 triliun per hari.

“Mulai hari pertama di 2026, target kita Rp1,2 triliun per hari. Jadi tidak ada lagi masalah penyerapan,” ujar Dadan dalam pertemuan dengan Menteri Keuangan di Kantor BGN, Jakarta, Jumat (26/9/2025). 

Menurutnya, optimisme ini didukung bertambahnya jumlah dapur penyedia (SPPG) baik di wilayah aglomerasi maupun terpencil. Ia juga melaporkan capaian serapan tahun berjalan yang sudah melampaui target. Hingga September, anggaran yang terserap mencapai Rp19,3 triliun dari target Rp19 triliun. 

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyambut baik capaian tersebut. Ia menegaskan dukungan penuh Kemenkeu sekaligus memastikan adanya pemantauan di lapangan. “Penyerapannya bagus. Tapi kami tetap turunkan pegawai untuk memonitor agar program ini betul-betul berdampak pada rakyat dan perekonomian,” ujarnya.

Pemantauan dilakukan secara acak di 20 titik daerah untuk menilai efektivitas program. Purbaya menekankan bahwa evaluasi bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan memastikan anggaran tersalurkan sesuai rencana dan akuntabel.

Selain MBG, ia menegaskan evaluasi serapan juga akan diarahkan pada kementerian dengan anggaran jumbo. “Saya putar-putarnya nanti yang gede-gede saja, yang banyak duitnya,” kata Purbaya.

Program MBG yang dirancang untuk menjangkau 82,9 juta penerima manfaat pada 2026 menjadi ujian besar efektivitas belanja negara. Pemerintah menekankan bahwa kesuksesan MBG tidak hanya soal kecepatan serapan, tetapi juga soal dampak nyata terhadap gizi, pendidikan, dan ekonomi masyarakat. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:gelora.co
Kategori:Balai Kota
wwwwww