Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
12 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
2
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
4
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
2 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
5
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
2 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
6
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
2 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

30.000 Artefak Pulang Kampung, Diplomasi Prabowo Bawa Warisan Sejarah Indonesia

30.000 Artefak Pulang Kampung, Diplomasi Prabowo Bawa Warisan Sejarah Indonesia
Sabtu, 27 September 2025 16:26 WIB
JAKARTA – Lawatan Presiden Prabowo Subianto ke sejumlah negara tidak hanya menghasilkan komitmen investasi triliunan rupiah, tetapi juga membawa pulang warisan sejarah bangsa. Belanda resmi menyerahkan sekitar 30.000 artefak Jawa bersejarah, fosil, dan dokumen penting milik Indonesia.

Momen bersejarah itu terjadi saat Prabowo diterima Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima di Istana Huis ten Bosch, Belanda. Pertemuan tersebut menandai langkah penting dalam pemulihan identitas bangsa, setelah ratusan tahun artefak berharga tersimpan jauh dari tanah asalnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa rangkaian kunjungan luar negeri Prabowo berlangsung sejak 19 September 2025 dengan agenda utama menghadiri Sidang Umum PBB ke-80. "Selama enam hari, Presiden mengunjungi empat negara," jelasnya, Sabtu (27/9/2025).

Jepang menjadi tujuan pertama, di mana Indonesia memperoleh komitmen investasi sebesar 23,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp380 triliun dari Expo Osaka 2025.

Di Amerika Serikat, Prabowo mendapat kehormatan berbicara di urutan ketiga Sidang Umum PBB setelah Brasil dan Amerika Serikat. Pidatonya disebut menuai apresiasi dari berbagai pemimpin dunia karena sikapnya yang berani dan tegas.

Selain itu, pertemuan dengan Presiden FIFA Gianni Infantino membuka peluang pengembangan akademi sepak bola muda Indonesia. Sedangkan di Kanada, kesepakatan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA CEPA) diteken, dengan hasil signifikan berupa penghapusan 90,5 persen tarif produk Indonesia.

Namun, sorotan terbesar jatuh pada kembalinya ribuan artefak dari Belanda. Benda-benda itu bukan hanya koleksi museum, tetapi saksi bisu perjalanan sejarah bangsa yang kini pulang ke tanah air. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:gelora.co
Kategori:Kabar Bertuah, Kuliner, Pasar & Niaga
wwwwww