Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
15 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
5
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Menpora Erick Tekankan Pentingnya Persatuan Pemuda dan Olahraga untuk Membangun Bangsa

Menpora Erick Tekankan Pentingnya Persatuan Pemuda dan Olahraga untuk Membangun Bangsa
Menpora Erick Thohir. (Kemenpora)
Kamis, 18 September 2025 21:58 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) periode 2023–2025, Dito Ariotedjo, resmi menyerahkan jabatannya kepada Menpora baru, Erick Thohir pada acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Auditorium Kemenpora, Jakarta, Kamis (18/9/2025).

Menpora Erick, menegaskan pentingnya persatuan dalam membangun bangsa, khususnya di bidang kepemudaan dan olahraga. "Indonesia adalah bangsa besar, bangsa yang punya kekuatan kalau bersatu," ujar Menpora Erick

Menurutnya, setiap pergantian menteri seharusnya tidak selalu diikuti dengan perubahan peta jalan (roadmap) baru. Ia menilai, visi, misi, dan blueprint yang sudah dibangun oleh pendahulunya perlu dikonsolidasi agar menjadi kekuatan bersama.

"Kita rapihkan, kita review, kita jalankan sama-sama. Tidak ada perbedaan di antara kita," tegasnya.

Menpora Erick juga menekankan bahwa olahraga adalah alat pemersatu bangsa dan cerminan martabat Indonesia di mata dunia. Ia mendorong agar setiap pertandingan diikuti dengan dedikasi penuh, bukan sekadar keikutsertaan.

"Kalah menang itu biasa, tetapi apakah kita sudah memberikan 110 persen untuk bangsa kita, itu yang terpenting," ucapnya.

Di sisi kepemudaan, Menpora Erick menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dengan jumlah pemuda yang masif, yakni sekitar 131 juta orang berusia di bawah 40 tahun.

Potensi ini, menurutnya, harus diarahkan agar lahir generasi muda yang berani bermimpi, berprestasi, dan mencintai tanah air.

Presiden Prabowo, katanya, juga memberikan arahan agar Kemenpora bersinergi dengan kementerian lain seperti Kementerian Pendidikan Tinggi dan Kementerian Sosial. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan keterbatasan anggaran melalui efisiensi dan efektivitas lintas kementerian.

Diakhir sambutannya, dengan segala kerendahan hati, Menpora Erick menegaskan dirinya hadir bukan untuk memimpin semata, melainkan untuk mengayomi.

Ia mengajak semua pihak, baik tokoh pemuda, pimpinan organisasi kepemudaan, maupun insan olahraga, untuk bersama-sama menyusun satu roadmap yang jelas dan berkesinambungan. "Sukses kita di sini bukan sukses pribadi, tetapi sukses tim dan bangsa Indonesia," tutupnya. ***

wwwwww