Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
16 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
5
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

Kemenhub Wanti-Wanti Soal Truk Impor Cina, Perlu Uji Keselamatan

Kemenhub Wanti-Wanti Soal Truk Impor Cina, Perlu Uji Keselamatan
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Aan Suhanan.
Minggu, 10 Agustus 2025 13:07 WIB

JAKARTA – Lonjakan impor truk utuh atau completely built-up (CBU) asal Cina yang mencapai 13.669 unit sepanjang 2024 menjadi sorotan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, mengatakan pihaknya sedang mengkaji persoalan tersebut bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait.

“Ini sedang menjadi perhatian kami. Kami sudah mengundang beberapa kementerian dan lembaga untuk membahasnya,” ujarnya di Jakarta, Jumat (8/8/2025).

Aan mengungkapkan, berdasarkan dokumen manifes, truk-truk CBU itu tidak tercatat sebagai kendaraan, melainkan sebagai barang modal. Menurutnya, klasifikasi tersebut perlu dikaji ulang karena berdampak pada prosedur uji keselamatan.

“Kalau dicatatnya sebagai barang modal, maka pengujian kendaraan bisa terlewat. Padahal pengujian ini penting untuk keselamatan,” jelasnya.

Nilai impor truk CBU asal Cina pada 2024 tercatat mencapai US$ 647 juta. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan tren impor kendaraan CBU di Indonesia masih tinggi, termasuk pada segmen kendaraan komersial.

Gaikindo juga mencatat penurunan penjualan truk dengan Gross Vehicle Weight (GVW) 5–10 ton sebesar 14,36 persen pada semester pertama 2025, menjadi 17.891 unit dari sebelumnya 20.891 unit di periode yang sama 2024. Penurunan ini dikaitkan dengan pelemahan kondisi ekonomi domestik dan global.

Kemenhub menegaskan evaluasi impor truk CBU bukan hanya soal angka, tapi juga menyangkut aspek keselamatan dan kesesuaian peruntukan kendaraan dengan kebutuhan di lapangan, terutama di sektor pertambangan dan angkutan barang berat. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:tempo.co
Kategori:Pasar & Niaga, Balai Kota
wwwwww