Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
15 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Cendekia

Warga Sipil Tewas Ditembak KKB di Intan Jaya, Ternyata Berasal dari Sumbar

Warga Sipil Tewas Ditembak KKB di Intan Jaya, Ternyata Berasal dari Sumbar
Korban bernama Joni Hendra tewas ditembak oleh anggota KKB Papua di Kios Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Jumat (25/7/2025) sekitar pukul 13.40 WIT.
Sabtu, 26 Juli 2025 20:04 WIB

PADANG – Kabar duka datang dari Papua. Seorang warga sipil bernama Joni Hendra, yang diketahui berasal dari Sumatera Barat, menjadi korban kebrutalan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Jumat (25/7/2025) siang.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 13.40 WIT saat korban tengah melayani pembeli di kios miliknya. Pelaku yang diidentifikasi sebagai Yonial Kobogah, anggota KKB pimpinan Apen Kobogau, menembak korban dari jarak sekitar tujuh meter menggunakan senjata api laras pendek.

"Korban sempat dibawa ke Puskesmas Bilorai, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka tembak serius," ujar Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, Sabtu (26/7/2025).

Pelaku langsung melarikan diri ke perbukitan di sekitar Kampung Wandoga usai kejadian. Satgas Damai Cartenz yang menerima laporan segera merespons dengan mengamankan lokasi dan mengejar pelaku.

"Kami mengecam keras aksi ini. Satgas akan terus memburu dan menindak tegas siapapun yang mengganggu keamanan masyarakat Papua," tegas Faizal.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. Ia meminta warga turut mendukung aparat dengan memberikan informasi terkait pelaku.

Kejadian ini menambah daftar panjang kekerasan bersenjata oleh kelompok separatis bersenjata di Papua. Satgas terus berupaya menegakkan hukum dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.

Dalam insiden terpisah, seorang pria bernama Andi Hasan (30) juga ditemukan tewas dengan luka tusuk di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Kamis (24/7/2025). Ia diduga kuat menjadi korban serangan kelompok KKB, berdasarkan pengakuan TPNPB di media sosial.

Pihak keluarga Joni Hendra di Sumbar dilaporkan tengah menunggu proses pemulangan jenazah. Duka mendalam menyelimuti kampung halaman korban di ranah Minang. ***

wwwwww