Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
14 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Boy Pohan dan Serta Ginting Bicara Soal Petinju di Seleknas Tinju Piala Menpora 2025

Boy Pohan dan Serta Ginting Bicara Soal Petinju di Seleknas Tinju Piala Menpora 2025
Seleknas Tinju Piala Menpora 2025. (Gonews.co Group)
Sabtu, 26 Juli 2025 21:52 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Wasit/juri tinju amatir Muhammad Arisa Putra Pohan dan Warta Ginting punya pandangan khusus terhadap petinju yang tampil pada Seleksi Nasional (Seleknas) Tinju Piala Menpora 2025 yang digelar di Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, 24-26 Juli 2025.

Boy Pohan, panggilan karib Muhammad Aria Putra Pohan menilai dari 98 petinju yang tampil di seleknas tersebut hanya 60 persen saja yang memiliki pukulan-pukulan bersih.

“Hanya 60 persen saja yang punya skill mumpuni, selebihnya mereka selalu mengandalkan pertarungan jarak pendek untuk mengejar kemenangan RSC atau KO. Saya bicara berdasarkan data statistik yang saya miliki dimana mereka meraih kemenangan telak 5-0,” jelas wasit bintang tiga ini.

Boy yang sudah memimpin pertandingan tinju di Olimpiade Tokyo 2021 dan Olimpiade Paris 2024 ini cukup maklum dengan kemampuan petinju yang tampil di seleknas. Pasalnya, mereka sangat minim mengikuti pertandingan tingkat nasional maupun internasional.

“Skill itu hanya bisa diasah dengan mengikuti banyak pertandingan terutama internasional. Baik itu menghindari pukulan maupun kapan saatnya melepaskan pukulan bersih yang meraih poin,” jelasnya.     

Berbeda dengan Warta Ginting yang mengantongi wasit/juri bintang satu. Dia  menyebut hanya 40 persen petinju yang memiliki pukulan bersih dan menghasilkan poin.  

“Hanya 40 persen petinju yang tampil di seleknas memiliki pukulan bersih. Saya cukup maklum karena jam terbang mereka juga sangat minim baik di pertandingan nasional maupun internasional. Skill petinju yang mumpuni itu hanya terbentuk lewat banyaknya pertandingan nasional dan internasional yang diikutinya. Mereka bukan hanya bisa mengenal berbagai karakter lawan tetapi juga bisa memahami kapan saatnya menghindar dan melepaskan pukulan yang meraih poin,” jelasnya. ***

wwwwww