Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
12 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Indonesia Bertekad Pertahankan Gelar Juara Umum di ASG 2024 Vietnam

Indonesia Bertekad Pertahankan Gelar Juara Umum di ASG 2024 Vietnam
CdM Kontingen Indonesia Andri Paranoan saat menerima bendera Merah Putih dari Menpora Dito Ariotedjo. (Humas Kemenpora)
Senin, 27 Mei 2024 23:14 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kontingen Indonesia bertekad untuk kembali mengulang sejarah dengan menjadi juara umum untuk ketiga kalinya saat mengikuti ASEAN Schools Games (ASG) 2024 edisi ke-13 yang berlangsung di Da Nang, Vietnam, pada 31 Mei hingga 7 Juni 2024 mendatang.

Sebelumnya tercatat, para atlet pelajar Indonesia itu tampil menjadi juara umum pada ASG edisi ke-7 ketika berlangsung di Brunei Darussalam pada tahun 2015, melalui total 59 medali, meliputi 25 emas, 24 perak dan 10 perunggu, kemudian pada ASG edisi ke-11 di Semarang, Jawa Tengah pada tahun 2019 dengan total mengoleksi 102 medali, yakni 43 emas, 34 perak dan 25 perunggu, sedangkan ASG edisi ke-12 yang sejatinya berlangsung di Filipina pada tahun 2022 lalu dibatalkan lantaran masih berjibaku dengan pandemi Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan oleh Andri Paranoan yang didapuk sebagai Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia untuk ASEAN Schools Games (ASG) 2024 Vietnam edisi ke-13.

"Sejauh ini kita tercatat sebagai juara bertahan saat ASG ini digelar terakhir kali pada tahun 2019 lalu di Semarang yakni edisi ke-11, kemudian ASG ke-12 yang sejatinya berlangsung di Filipina pada tahun 2022 lalu harus ditunda dan akhirnya di batalkan karena pandemi Covid-19, sehingga lanjut ke ASG edisi ke-13 di Vietnam yang seharusnya berlangsung pada tahun 2023 lalu, namun baru terlaksana pada tahun 2024 ini dan para atlet pelajar kita berkomitmen untuk terus melestarikan predikat juara umum pada ASG 2024 Vietnam ini," ucap CdM Andri Paranoan usai acara pelepasan di Wisma Kemenpora, Senin (27/5/2024).

Seperti diketahui, Indonesia mengirimkan 131 atlet pelajarnya yang berasal dari berbagai Provinsi di Indonesia, melalui pembinaan-pembinaan yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat serta Daerah, seperti CYATC, PPLP/PPOP, SLOMPN, PB/PP, PPLPD, SMANOR untuk mengikuti ASG 2024 Vietnam edisi ke-13 ini, dengan mengikuti 6 cabang olahraga, seperti atletik, basket, bulutangkis, pencak silat, renang dan vovinam, dengan total memainkan 107 nomor pertandingan.

Terkait persiapan, CdM Andri menilai bahwa pemusatan latihan yang keseluruhannya diakomodir oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga di bawah kepemimpinan Menpora Dito Ariotedjo, melalui Kedeputian 4 Peningkatan Prestasi Olahraga yang bekerjasama dengan PPOP sudah sangat memuaskan.

"Dukungan dari pemerintah dalam hal ini Kemenpora dan PPOP Jakarta sangat luar biasa dalam mempersiapkan kontingen Indonesia berlaga di ASG 2024 Vietnam ini. Semua kebutuhan tim sudah terakomodir dari tempat penginapan, tempat latihan, keberangkatan hingga kelengkapan lainnya yang menunjang para atlet untuk berprestasi pada ajang ini," ucap CdM Andri Paranoan.

Selain itu, CdM Andri menyebutkan jika ajang ini memberikan kesempatan bagi para atlet muda untuk berkompetisi di level internasional, sekaligus sebagai wadah bagi mereka untuk mengasah bakat olahraganya dan berkembang menuju pentas dunia, melalui sentra pembinaan Kemenpora yang sedang di siapkan utk pembinaan usia remaja ke depan, seperti Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN, serta Cibubur Youth Athlete Training Center (CYATC).

"Saya rasa ini salah satu upaya dari pemerintah dalam hal ini Kemenpora dalam mempersiapkan atlet-atlet muda kita mulai dari level pelajar untuk jenjang yang lebih tinggi lagi kedepannya, karena ASG ini bisa menjadi cikal bakal bagi mereka yang nantinya akan berlaga di SEA Games, Asian Games, bahkan Olimpiade," ungkap CdM Andri.

"Artinya, ajang ini cukup penting untuk mengasah skill, mental bertanding para atlet setelah mereka mendapatkan pelatihan selama ini di daerahnya masing-masing," tambahnya.

Sebelumnya saat menyemangati para atlet pelajar Indonesia yang akan berlaga di ASG 2024 Vietnam, Menpora Dito Ariotedjo mengatakan bahwa ajang ASG 2024 Vietnam ini merupakan tahapan awal yang akan mengantarkan atlet pelajar ke jenjang multi event yang lebih tinggi dimana puncaknya adalah Olimpiade.

"Siap juara umum?," tanya Menpora Dito. "Siap !!!," timpal para atlet dengan suara lantang dan serempak. "Tapi ingat, jangan dijadikan beban, karena ini merupakan awal bagian kalian semua untuk menjadi atlet kelas dunia, dan kami pemerintah akan selalu mendukung kiprah kalian kedepannya," tambahnya.

"Ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan kemampuan terbaik kalian, sehingga berjuanglah dengan penuh semangat, serta menjunjung tinggi sportifitas dan tetap rendah hati pada setiap langkahnya di arena bisa melambungkan kalian sebagai atlet berprestasi di masa depan," ungkap Menpora asal partai Golkar itu.

Ajang ASEAN Schools Games (ASG) 2024 edisi ke-13 yang berlangsung di Da Nang, Vietnam ini diikuti oleh 10 negara ASEAN, seperti tuan rumah Vietnam, Brunei Darussalam, Filipina, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura dan Thailand dengan total memperebutkan 107 set medali, diantaranya renang 36 medali, basket 2 medali, bulutangkis 7 medali, atletik 36 medali, pencak silat 16 medali dan vovinam 10 medali.***

wwwwww